Berita Sidoarjo

Jembatan Darurat jadi Pilihan Utama saat Jembatan Jl Raya Sukodono Sidoarjo Dibongkar

Sekitar dua Minggu jalan Raya Sukodono Sidoarjo tak bisa dilewati karena jembatannya dibongkar.

Jembatan Darurat jadi Pilihan Utama saat Jembatan Jl Raya Sukodono Sidoarjo Dibongkar
surya/m taufik
Pengendara motor melewati jembatan darurat sekama jembatan Jl Raya Sukodono dibongkar, Senin (22/7/2019). 

POTO : Warga harus rela antre di jembatan darurat karena jembatan utama Jalan Raya Sukodono dibongkar 

Jembatan Darurat jadi Pilihan Utama

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sekitar dua Minggu jalan Raya Sukodono Sidoarjo tak bisa dilewati karena jembatannya dibongkar. Diperkirakan, proses pembangunan jembatan itu butuh waktu sekitar dua bulan.

Artinya, selama itu warga harus mencari jalur alternatif. "Untuk sepeda motor bisa lewat jembatan darurat," ujar Husain, warga setempat, Senin (22/7/2019).

Jembatan darurat yang dimaksud adalah jembatan dari gedhek yang dibangun di sebelah timur jembatan yang sedang dibongkar. Jaraknya sekitar 100 meter.

Karena lebarnya hanya sekitar 1,5 meter, pengendara motor pun harus bergantian saat melintasinya. Dari utara atau selatan, diatur bergiliran oleh warga di sana.

Kondisi itu mengakibatkan kemacetan parah, karena kawasan ini merupakan daerah padat. Yang sehari-hari, volume kendaraannya juga tinggi.

"Jam 02.00 WIB pagi saja sudah ramai. Warga sudah mulai berangkat ke pasar. Apalagi saat waktunya berangkat dan pulang kerja atau sekolah, selalu ramai dan harus antre bergantian," papar pria 57 tahun tersebut.

Jembatan darurat ini dibangun sebelum jembatan utama dibongkar. Pembuatan jembatan gedhek itu sengaja dilakukan sebagai solusi jalur alternatif agar warga tidak terlalu jauh memutar.

Sementara untuk kendaraan besar, seperti mobil, truk, dan sebagainya, tetap harus memutar jauh. Dan selama ini pun kerap ada masalah.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved