Berita Jember

Alasan 161 Desa di Jember Dipimpin Seorang Pj, Pilkades Serentak Digelar September 2019

Delapan Pj kades terakhir dilantik oleh Bupati Jember Faida, Senin (22/7/2019) sore. Mereka menggenapi 161 Pj kades di Jember.

Alasan 161 Desa di Jember Dipimpin Seorang Pj, Pilkades Serentak Digelar September 2019
SURYAOnline/sri wahyunik
Beberapa Pj kades di Kecamatan Tempurejo berfoto bersama jajaran Muspika Kecamatan Tempurejo dan Bupati Jember Faida, Senin (22/7/2019). 

Surya.co.id | JEMBER - Sebanyak 161 Desa di Kabupaten Jember kini dipimpin oleh penjabat (Pj) kepala desa. Ini menyusul masa jabatan kepala desa definitif sudah selesai. Ke-161 desa itu bakal menggelar Pilkades serentak pada September 2019.

Delapan Pj kades terakhir dilantik oleh Bupati Jember Faida, Senin (22/7/2019) sore. Mereka menggenapi 161 Pj kades di Jember.

"Delapan orang Pj ini memang yang belum dilantik, dan hari ini dilantik sehingga genap 161 desa yang bakal menggelar Pilkades semuanya sudah dipimpin oleh Pj kepala desa," ujar Bupati Jember Faida.

Kepada Pj kepala desa itu, Bupati Faida kembali mengingatkan mereka supaya menjaga netralitas dan keadilan. "Jaga netralitas karena itu kunci untuk menjaga perdamaian dan keamanan pasca Pilkades. Juga selalu junjung keadilan dalam menjabat," ujar Faida.

Faida juga menegaskan para Pj kades tidak melakukan pungutan liar, termasuk 'memeras' calon kepala desa yang bakal berkontestasi di Pilkades. Faida menegaskan biaya Pilkades sudah diambilkan dari APBD dan APBDes. Jika biaya Pilkades kurang, bisa disepakati bersumber dari sumbangan pihak ketiga, dalam hal ini termasuk dari para calon kades.

"Namun berdasarkan musyawarah desa dan tidak memberatkan. Jangan sampai calon pemimpin yang baik dari kalangan tidak mampu tidak bisa mencalonkan diri karena terbentur biaya. Kalau perlu dilakukan musyawarah desa ulang supaya sumbangan yang disepakati bersama bisa masuk akal dan terjangkau," tegas Faida.

Faida mengaku sudah menegur panitia Pilkades sebuah desa di Kecamatan Balung setelah mendengar ada keluhan calon kepala desa yang tidak bisa mendaftar karena terbentur sumbangan untuk Pilkades.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved