8.500 Baliho Bekas APK Hasil Sitaan Bawaslu Surabaya akan Dijadikan Bahan Kerajinan

Bawaslu berencankan menyerahkan ribuan lembar alat peraga kampanye yang disita saat pemilu kepada para pengrajin daur ulang.

8.500 Baliho Bekas APK Hasil Sitaan Bawaslu Surabaya akan Dijadikan Bahan Kerajinan
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Tumpukan baliho bekas Alat Peraga Kampanye (APK) selama pemilu 2019 yang ada di halaman Bawaslu Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya menyiapkan langkah alternatif untuk menggunakan baliho bekas Alat Peraga Kampanye (APK) peserta pemilu 2019. Rencananya, Bawaslu Surabaya akan menggunakan ribuan baliho tersebut sebagai bahan kerajinan.

Hal ini disampaikan Komisioner Bawaslu Surabaya, Usman.

Dia mengatakan, selama pemilu 2019, Bawaslu telah mengamankan 8.500 APK berbagai bentuk milik peserta pemilu yang terindikasi melanggar regulasi pemasangan APK.

"Bukan hanya dari caleg (calon legislatif), namun juga dari Partai Politik dan APK pasangan calon presiden," kata Usman ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (22/7/2019).

Berbagai APK tersebut di antaranya ada yang berbentuk baliho hingga bendera.

"Untuk baliho, mayoritas berukuran 2x3 meter, sedangkan untuk bendera 1 meter hingga 1,5 meter persegi," ungkap Usman.

Saat ini, ribuan APK tersebut menggunung di halaman Bawaslu Surabaya. Rencananya, pihaknya akan berkoordinasi dengan partai politik terkait langkah tindak lanjut penyelesaian APK ini.

Namun, sebelum melakukan koordinasi, pihaknya masih menunggu proses persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pemilihan legislatif yang saat ini masih berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami masih fokus menunggu putusan MK terlebih dahulu hingga awal Agustus nanti. Setelah putusan MK, kami akan konfirmasi dengan partai politik. Kalau membutuhkan, silakan diambil," katanya.

Sebaliknya, apabila partai parpol maupun caleg menyerahkan ke Bawaslu Surabaya, pihaknya membuka kemungkinan untuk bekerjasama dengan komunitas kerajinan daur ulang. Rencananya, APK tersebut akan dijadikan sebagai bahan kerajinan.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved