Berita Mojokerto

Mahasiswa STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya Pengabdian Masyarakat di Mojokerto, Tanam Bibit Pohon

Mahasiswa STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya pengabdian masyarakat di Mojokerto, tanam berbagai macam bibit pohon.

Mahasiswa STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya Pengabdian Masyarakat di Mojokerto, Tanam Bibit Pohon
SURYAOnline/febrianto ramadani
Suasana kegiatan penanaman pohon di bantaran sungai Dusun Rembu Kidul, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kabupeten Mojokerto,oleh mahasiswa STKIP, Minggu (21/7/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bina Insan Mandiri, Surabaya, menggelar pengabdian masyarakat di Griyo Maos Banyu Ilmu, Dusun Rembu Kidul, Desa Japanan, Kemlagi, Kabupeten Mojokerto, Minggu (21/7/2019).

Kegiatan pengabdian masyarakat ketuai Rizka Nur Oktaviani didampingi dosen Wulan Trisnawaty dan dibantu tiga mahasiswa itu dilaksanakan sejak Minggu (09/06/2019).

ParadDosen dan mahasiswa melakukan pembelajaran peningkatan soft skill dan hard skill anak-anak Dusun Rembu Kidul, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kabupeten Mojokerto tentang menanam pohon di pinggir sungai.

Selain itu, bentuk pengabdian Dosen dan Mahasiswa ke masyarakat terlibat langsung dalam menanam 100 bibit pohon jenis beragam buah-buahan. Terlihat kebersamaan anak-anak Dusun Rembu Kidul dengan para Dosen dan mahasiswa STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya begitu akrab.

Anak-anak desa setempat juga diajarkan cara menanam pohon, mulai dari pemupukan sebelum membuat lubang-lubang yang sudah dibuat hingga ditanami pohon serta meletakkan tanaman dan cara merawatnya.

Sebelum dilakukan penanaman pohon, anak-anak diajak bersenam bersama untuk menjaga kesehatan mereka.

Wulan Trisnawaty, Dosen STKIP Bina Insan Mandiri mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian para dosen dan mahasiswa kepada masyarakat. Penanaman bibit pohon itu dilakukan bersama puluhan anak-anak Griyo Maos Banyu Ilmu Dusun Rembu Kidul. Wulan menyebut, kegiatan ini di danai oleh Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdisti).

"Sebanyak 100 pohon buah-buahan mulai dari Sirsak, Nangka dan Jambu yang ditanam di pinggiran sungai yang ada di Dusun Rembu Kidul dan di depan rumah-rumah warga," kata Wulan, Minggu (21/07/2019) siang.

Selain menanam pohon, lanjut Wulan, dia bersama para mahasiswa juga memberikan pelatihan kepada anak-anak Griyo Maos Banyu Ilmu cara menghitung menggunakan metode Abacus, membaca dan mengenal angka.

"Untuk soft skillnya kami menggunakan pelatihan tentang pendidikan karakter. Jadi dengan bercerita, anak-anak mengetahui karakter apa saja yang sudah kita ajarkan," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, selaku ketua penyelenggara, Riska Nur Oktaviani, salah satu Dosen di STKIP Bina Insan Mandiri menambahkan, kegiatan yang sudah diajarkan selama 3 bulan ini, akan ikut dilombakan pada saat peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun 2019 nanti.

"Jadi nanti kita akan diadakan lomba di puncak kegiatan ini pada tanggal 04 Agustus nanti. Yang akan di lombakan adalah lomba cerdas cermat, berpantun, deklamasi puisi dan lainnya yang selama ini kita ajarkan," tandasnya.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved