Berita Blitar

Kronologi Pengendara Motor di Blitar Tewas Tertimpa Pohon Flamboyan Milik Perhutani

Korban adalah Sarip (51), warga Desa/Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar yang tewas di lokasi.

Kronologi Pengendara Motor di Blitar Tewas Tertimpa Pohon Flamboyan Milik Perhutani
SURYAOnline/imam taufiq
Korban sesaat sebelum dievakuasi (foto kiri) dan petugas menunjukkan lokasi tewasnya korban, Minggu (21/7/2019). 

SURYA.co.id | BLITAR - Entah siapa yang harus bertanggung jawab, jika terjadi kecelakaan semacam ini. Sebab, korban tewas akibat tertimpa pohon,  di tepi jalan raya atau tak lain milik Perhutani.

Korban adalah Sarip (51), warga Desa/Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Korban tewas di TKP atau di jalan Dusun Brongkos, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben (jalan raya Malang - Blitar). Penyebabnya, kepalanya diduga tertimpa pohon Flamboyan yang ditanam oleh perhutani pada 2004 lalu.

"Korban tak tertolong karena tertimpa pohon besar, dan langsung jatuh tersungkur di jalan raya (aspal)," kata AKP Mujianta, Kapolsek Kesambem, Minggu (21/7/2019).

Menurutnya, korban saat itu mengendarai motor Honda Beat sendirian. Ia melaju dari arah Kecamatan Binangun, menuju ke arah Kecamatan Kesamben.

Tak diketahui penyebabnya, tiba-tiba pohon Flamboyan itu ambruk ke arah tengah jalan. Karuan, korban yang melintas di TKP, tak bisa menghindar.

Sebab, kejadiannya sangat cepat dan tak ada penyebab lain, seperti disapu angin kencang. Itu ambruk mendadak di saat korban melintas. Karena tubuhnya tertimpa pohon, korban langsung jatuh tersungkur ke jalan beraspal.

Dugaannya, pohon itu ambruk karena lapuk karena bongkahannya kondisinya sudah keropos.

"Tak ada angin dan tak ada penyebab apapun, namun tiba-tiba ambruk. Bersamaan itu, korban melintas, sehingga mengenainya dan korban langsung terjatuh," ungkapnya.

Begitu tertimpa pohon, korban langsung tak bergerak. Namun, karena kondisi jalannya sepi, sehingga baru beberapa menit kemudian, ada orang yang melintas dan menolongnya. Namun, nyawa korban tak tertolong.

"Kami masih menunggu koordinasi dengan perhutani, terkait musibah itu," pungkasnya.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved