Berita Gresik

Konsekuensi Para Anggota DPRD Gresik Terpilih jika Belum Setor Laporan Kekayaan ke KPK

50 anggota DPRD Gresik periode 2019-2024 diwajib menyetor Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Konsekuensi Para Anggota DPRD Gresik Terpilih jika Belum Setor Laporan Kekayaan ke KPK
SURYAOnline/willy abraham
Rapat pleno terbuka penetapan anggota DPRD terpilih di salah satu hotel di Gresik, Sabtu (20/7/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Usai ditetapkan, 50 anggota DPRD Gresik periode 2019-2024 diwajib menyetor Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Para legislator tersebut terancam tidak akan dilantik, jika mereka tidak melaporkan harta kekayaan ke KPK.

Ketua KPUD Gresik Ahmad Roni mengatakan, laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) merupakan komitmen kerjasama antara penyelenggara pemilu dan KPK. Menurutnya sebelum dilantik, harta kekayaan mereka harus lebih dulu diketahui.

Pada tahapan KPUD setelah penetapan ini akan mengirimkan seluruh berkas yang sudah ditetapkan dalam rapat pleno penetapan anggota DPRD terpilih ke Gubernur Jawa Timur.

Berkas yang dikirim lembaganya menjadi syarat siapa saja nama yang akan dilantik. Nah, bagi legislator yang tidak melaporkan LHKPN, pihaknya memastikan tidak akan menyertakan dalam berkas pelantikan.

"Nama yang tidak menyetorkan LHKPN tidak akan masuk dalam nama yang akan dilantik," ujarnya, Minggu (21/7/2019).

Pihaknya memberi tenggat waktu para legislator menyerahkan laporan LHKPN disetorkan dalam jangka waktu tujuh hari setelah pleno dibacakan.

Mereka harus mengakses website resmi KPK dan mengunggah berkas laporan harta kekayaaan.

“Nah nanti akan kelihatan siapa yang sudah melapor dan belum, karena server KPK akan secara otomatis menunjukan," tegasnya.

KPU sendiri belum mengetahui pasti harta apa saja yang wajib dilaporkan. Yang jelas, KPK sudah memberikan pentunjuk di dalam website. Seperti harta bergerak maun tidak bergerak.

Sekadar informasi, 50 anggota DPRD Kabupaten Gresik 2019-2024 bakal dilantik, sesuai rincian yang diperoleh di masing-masing parpol.

Antara lain, PKB mendapatkan 13 kursi, Gerinda 8 kursi, Golkar 8 kursi, PDIP 6 kursi, Nasdem 5 kursi, Demokrat 4 kursi, PAN 3 kursi dan PPP 3 kursi. 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved