Berita Banyuwangi

560 Pelari Ikuti Banyuwangi Ijen Green Run yang Rutenya Penuh Tantangan

Event lari bertajuk Banyuwangi Ijen Green Run mengundang animo yang luar biasa

560 Pelari Ikuti Banyuwangi Ijen Green Run yang Rutenya Penuh Tantangan
SURYAOnline/Haorrahman
Peserta Banyuwangi Ijen Green Run melewati rute tanjakan. 

Banyuwangi Ijen Green Run selalu menyajikan sesuatu yang baru tiap penyelenggaraannya. Kali ini, titik berangkat dan berakhirnya berada Taman Gandrung Terakota, Kecamatan Licin. Salah satu destinasi wisata baru di kaki gunung yang terkenal dengan api birunya itu. 

"Sengaja kami mengambil start dan finish di sini. Selain untuk promosi, juga untuk memberikan pengalaman yang baru dari tahun ke tahun bagi peserta," ungkap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. 

Sesuatu yang selalu baru itu, memang menjadi pemicu animo tersendiri dari peserta. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang membludak. Tidak hanya dari Banyuwangi, namun dari sejumlah kota besar seperti Surabaya, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, hingga Makassar. Bahkan, beberapa pelari luar negeri juga tercatat. Mulai dari Kenya, Perancis, dan Belanda. 

"Ajang sport tourism seperti Ijen Green Run ini, memang memiliki pangsa pasar tersendiri. Namun, harus tetap ada inovasi agar penyelenggaraannya selalu dinantikan dan diminati," imbuh Anas. 

Sementara itu, pemenang utama kelas 42K kategori men open masih dipegang oleh Samson Karega Kamau. Dengan catatan waktu 03:40:43, pelari asal Kenya itu berhasil mengulang kesuksesannya menjadi jawara Ijen Green Run 2017.

"Rutenya lebih bagus, dan yang pasti tanjakannya tetap menantang. Udaranya sangat bersahabat, sangat membantu. Menurut saya, tahun ini lebih sempurna penataan jalurnya," pungkas Samson.

Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved