Berita Surabaya

UPDATE Video Viral Profesor dan Polisi Cekcok di Surabaya, ini Klarifikasi & Alasan Sang Guru Besar

Kabar terbaru (update) video viral profesor cekcok dengan polisi di Surabaya mulai terungkap setelah sang guru besar akhirnya memberi klarifikasi

UPDATE Video Viral Profesor dan Polisi Cekcok di Surabaya, ini Klarifikasi & Alasan Sang Guru Besar
Youtube
Video Viral Profesor dan Polisi Cekcok di Surabaya 

Kendati dalam video tersebut pihak kepolisian terkesan dihakimi, justru Eva Guna Pandia mengaku berterima kasih atas saran dan masukkan untuk evaluasi atas rambu-rambu tersebut.

"Kami dari Polrestabes Surabaya sangat berterima kasih kepada Profesor atas masukannya," pungkasnya.

Identitas Sang Profesor

Identitas profesor hukum yang mencecar polisi saat akan ditilang di traffik light Jemursari, Surabaya akhirnya terkuak.  

Dia adalah Sadjijono (66), akademisi yang telah memperoleh gelar profesor di bidang Ilmu hukum.

Saat ini Prof Sadjijono mengampu mata kuliah ilmu hukum di Universitas Bhayangkara Surabaya, perguruan tinggi yang berada dibawah naungan Polda Jatim, yakni Yayasan Brata Bhakti Daerah Jawa Timur (YBBDJ). 

Informasi tersebut disampaikan oleh Abdul Halim, Asisten pribadi yang menemani kemana pun Prof Sadjijono bepergian.

Abul Halim juga mengungkapkan, informasi yang sebenarnya mengenai video yang sempat beredar luas di media sosial dan menjadi viral.

Video viral singkat tersebut memang benar merupakan video merekam aktivitas majikanya itu berbicara dengan seorang anggota polisi lalu lintas yang belakangan diketahui bernama Aiptu Muhtashor, yang bertugas di Markas Polsek Wonocolo.

Namun, ungkap Abdul Halim, video viral tersebut dibuat sekitar lima bulan lalu.

“Itu sejak maret, kemudian itukan kebetulan saya sama Prof Sadjijono,” katanya pada TribunJatim.com, Kamis (18/8/2019).

Fakta Terbaru Video Viral Profesor Cekcok dengan Polisi di Surabaya
Fakta Terbaru Video Viral Profesor Cekcok dengan Polisi di Surabaya (Youtube)

Abdul Halim menjelaskan, video viral tersebut terjadi sesaat Prof Sadjijono hendak berangkat ke Universitas Bhayangkara Surabaya untuk mengampu perkuliahan pascasarjana (S2).

“Kebetulan mau berangkat ngajar ke kampus, nah terus distop,” ujarnya.

Saat itu mobil yang dikendarinya bersama Sadjijono melaju dari arah barat menuju timur.

Setibanya di U-turn pesimpangan Jalan Raya Jemursari, Jemursari, Wonocolo, Surabaya, ia hendak bermanuver memutar balik haluan mobil, ternyata langsung dihentikan oleh petugas polisi.

“Nah ada juga kan yang ada di depan (mobi) juga distop, nah Prof juga distop,” ungkapnya.

Nah, disitulah awalmula cekcok diantara keduanya terjadi.

Dan Abdul Halim mengaku langsung merekam insiden tersebut melalui perangkat ponsel yang dimilikinya.

“Setelah itu, ya sama Prof diajak ke rambu-rambu itu, nah di rambu-rambu itu saya yang ngambil gambarnya,” tandasnya.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved