Berita Surabaya

The Sage Institute Ajak Pecinta Korea di Surabaya Buat Yaksik, Makanan Penutup Khas Korea

Melihat maraknya penggemar produk entertaiment asal Korea, The Sage Institute mengadakan Sage Korean Day di Lenmarc Mall Surabaya, Sabtu (20/7/2019)

The Sage Institute Ajak Pecinta Korea di Surabaya Buat Yaksik, Makanan Penutup Khas Korea
SURYA.co.id/Habibur Rohman
KOREAN DAY - Pengunjung bisa mencicipi makanan Korea Yaksik pada "Sage Korean Day" di Lenmarc Mall Surabaya, Sabtu (20/7/2019). Selain demo masakan, juga dipamerkan beberapa hal untuk mengenal Korea, diantaranya busana juga kerajinan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

SURYA.co.id | SURABAYA - Melihat maraknya penggemar produk entertaiment asal Korea, The Sage Institute mengadakan Sage Korean Day di Lenmarc Mall Surabaya, Sabtu (20/7/2019).

Dalam acara tersebut, diadakan banyak kegiatan yang berhubungan dengan Korea. Salah satunya, demo memasak hidangan penutup ala Korea, yaitu Yaksik.

Chef Tjhing Man Lie, salah satu pengajar di The Sage Institute membagikan langkah memasak menu yang juga disebut sebagai Sweetened Rice itu.

"Pertama beras ketannya direndam lima jam. Lalu dicuci sampai bening dan tiriskan sampai kering. Setelah itu masukkan ke dalam steamer selama kurang lebih 20 menit," jelasnya.

Setelah beras ketan selesai diproses, aduk rata dengan saus. Sausnya, dibuat dari campuran kecap asin, minyak wijen, vegetable oil, brown sugar, dan cinamon powder.

"Kalau cuma sama saus aja kan jadinya kering. Supaya teksturnya agak basah, tambahkan air enam sendok makan. Setelah itu, masukkan jujube dan chestnut," ujar Tjhing.

Setelah itu, lanjutnya, masukkan adonan tersebut ke dalam steamer selama kurang lebih 15 menit. Tjhing menyarankan, dalam proses ini sebaiknya lapisi saringan steamer dengan cheese clothes.

"Cheese cloth ini bertujuan supaya minyak yang ada dalam saus nggak turun. Nah kalau orang sini menyebut cheese cloth itu mirip kain kafan," ungkap Tjhing.

Setelah matang, dinginkan terlebih dulu di suhu udara, lalu masukkan dalam freezer kurang kebih enam jam.

Selanjutnya, keluarkan adonan dari dalam freezer dan lelehkan esnya (thawing). Langkah terakhir ini, bertujuan untuk membuat Yaksik memiliki tekstur lebih soft dan sticky.

Tjhing sendiri memaparkan, bahwa Wajik Kletik dan Yaksik memiliki beberapa persamaan dan perbedaan, dalam proses dan bahan masakannya.

"Wajik Kletik dan Yaksik sama-sama pakai gula merah. Beras yang dipakai pun sama-sama beras ketan," tukas Tjhing.

Bedanya, Wajik Kletik biasanya dimasak menggunakan bahan santan, pandan dan garam. Sementara Yaksik, menggunakan bahan kecap asin, minyak wijen.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved