Berita Tuban

Ronggomania Sebut Kericuhan Saat Melawan PSIM Yogyakarta Karena Efek Kalah

Kekalahan tim tuan rumah membuat suasana di stadion semakin memanas, hingga terjadi kericuhan antar kedua suporter.

Ronggomania Sebut Kericuhan Saat Melawan PSIM Yogyakarta Karena Efek Kalah
Istimewa/Capture
Suporter ricuh di luar stadion saat Persatu menjamu PSIM Yogyakarta 

SURYA.co.id | TUBAN - Laga Persatu Vs PSIM Yogyakarta di stadion Bumi Wali Tuban, Sabtu (20/7/2019), berakhir dengan skor 0-2.

Gol tim tamu dicetak oleh Ichsan Pratama di menit 14, sedangkan gol kedua dicetak Cristian Gonzales di menit 74.

Kekalahan tim tuan rumah membuat suasana di stadion semakin memanas, hingga terjadi kericuhan antar kedua suporter.

Ketua Ronggmania Tuban, Ida Husni Mubarok mengatakan, kericuhan terjadi bisa disebabkan karena Persatu keseringan kalah.

Ricuh Warnai Laga Persatu Vs PSIM Yogyakarta, Suporter Baku Hantam dan Saling Lempar Batu

Sehingga otomatis mempengaruhi emosional dari para suporter yang menonton laga tim kesayangannya itu.

"Kericuhan dikarenakan tim efek kalah, itu berpengaruh sekali," ujar Ida dikonfirmasi seusai laga.

Dia menjelaskan, jika saja hasil laga saat melawan anak asuhan Aji Santoso berbuah manis kemenangan, kemungkinan tidak akan terjadi kericuhan.

Atas hasil ini, tentu membuat para suporter Ronggomania kecewa terhadap kepemimpinan atau managemen dari Persatu Tuban.

"Kita kecewa, dalam pertemuan sudah pernah saya sampaikan ke managemen tentang masalah ini," pungkasnya.

Saat kejadian berlangsung, polisi masih melakukan penyisiran atas kericuhan yang melibatkan kedua suporter itu.

Puluhan suporter yang diduga sebagai biang kerok kericuhan juga turut diamankan petugas.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved