Liga 2 2019

Madura FC Telan Kekalahan Pertama di Kandang, Eduard Tjong Sebut Karena Masalah Mental Bertanding

Eduard Tjong menilai bahwa pada laga ini tidak semua penggawa tim berjuluk Laskar Jokotole itu mau fight di dalam lapangan.

Madura FC Telan Kekalahan Pertama di Kandang, Eduard Tjong Sebut Karena Masalah Mental Bertanding
Istimewa/Madura FC
Pemain Madura FC jamu Persis Solo di Stadion A Yani, Sumenep, Sabtu (20/7/2019). 

SURYA.co.id | SUMENEP – Eduard Tjong, pelatih Madura FC akui mental bertanding skuat asuhannya menjadi masalah utama saat Madura FC takluk 0-1 dari Persis Solo, laga pekan keenam Liga 2 2019 Wilayah Timur, di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Sabtu (20/7/2019).

Sebab, pelatih yang akrab disapa Edu tersebut menilai bahwa pada laga ini tidak semua penggawa tim berjuluk Laskar Jokotole itu mau fight di dalam lapangan.

“Evaluasi paling besar adalah mental bertanding, karena itu paling penting. Dari 11 pemain ada yang fight, yang lain masih ada yang belum, mau duel ragu,” terang Edu usai laga.

 “Padahal tipe Madura FC fight, ini yang sedikit hilang,” tambah pelatih 47 tahun tersebut.

Hasil ini menjadi kekalahan pertama Madura FC laga kandang di Liga 2 2019 dari tiga laga yang sudah dilakoni.

Dua laga lain menang 1-0 dari Sulut FC (22/6/2019), ditahan imbang 1-1 Persewar Waropen (27/6/2019).

Selain mental bertanding, Edu juga menyebut bahwa finishing juga menjadi PR yang harus terus dibenahi. Sebab, pada laga ini, banyak peluang matang yang belum bisa dikonfersi menjadi gol.

“Finishing juga menjadi evaluasi, cuma tadi  memang kiper Persis Solo tampil baik, semua bola bisa dia dapat,” tuturnya.

Usai tuai hasil minor, Edu tak mau skuat asuhannya larut dalam kekecewaan. Apalagi setelah ini akan hadapi laga yang tidak kalah berat jamu PSIM Yogyakarta, Rabu (24/7/2019).

Untuk itu, disampaikan mantan pelatih Timnas U-19 tersebut, dalam waktu dekat akan mengajak bicara pemainnya untuk tingkatkan motivasi bertanding.

“Pasti kami kecewa, tapi lebih penting lagi tanggal 24 (jamu PSIM), waktu 4 hari itu akan kami maksimalkan, besok atau kapan kami ajak ngobrol anak-anak,” pungkas Edu.

Gagal raih poin, menjadikan Madura FC terus terpuruk di dasar klasemen, berada di peringkat 10 atau posisi dua dari bawah klasemen dengan dengan bekal 4 poin.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved