Berita Gresik

Kronologi TKW Asal Lamongan Jadi Korban Pencurian Pria Asal Bungah Gresik, Awalnya Kenal di Facebook

Berawal dari facebook, Miftakhul Ulum (37) warga Desa Gumeng RT 02/RW 04, Kecamatan Bungah harus berurusan dengan polisi.

Kronologi TKW Asal Lamongan Jadi Korban Pencurian Pria Asal Bungah Gresik, Awalnya Kenal di Facebook
SURYAOnline/willy abraham
Miftakhul Ulum (37) pelaku pencurian barang milik TKW, kini diamankan di Mapolsek Dukun, Polres Gresik, Jumat (19/7/2019).  

SURYA.co.id | GRESIK - Berawal dari facebook, Miftakhul Ulum (37) warga Desa Gumeng RT 02/RW 04, Kecamatan Bungah harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap dirumahnya usai memeras harta TKW asal Lamongan.

Kanit Reskrim Polsek Dukun, Bripka Reza Wahyu Winastiko menjelaskan awalnya pertemuan pelaku dengan korban bernama Nurul Faridah (42) warga Desa Tlogoringin, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, seorang tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia melalui facebook.

Usai saling komen dan like foto, keduanya juga sempat mengirim pesan melalui messanger untuk mendapatkan nomor handphone.

Percakapan keduanya cukup intens. Sehingga saat korban libur dan kembali ke tanah air. Keduanya janjian untuk bertemu alias kopi darat di Desa Tlogoringin, Sabtu (22/6/2019).

Pelaku langsung membawa motor bertemu dengan korban di Lamongan, pukul 10.00 WIB. Usai saling bertatap muka, bak pasangan yang sedang di mabuk cinta, korban langsung mengajak pelaku menuju rumah keluarganya di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun.

Sesampainya di rumah keluarga korban, pelaku tak sengaja melihat dompet korban yang tertinggal di jok motor pelaku.

Saat di cek, ternyata ada uang tunai rupiah dan mata uang Malaysia, ringgit. Lalu, ATM korban.

"Setelah tahu ada uangnya, pelaku langsung pamit pura-pura beli rokok dan tidak pernah kembali," ujar Bripka Reza Wahyu Winastiko, Jum'at (19/7/2019).

Nah, korban menungu lama namun, pelaku tidak kunjung kembali. Sehingga saat dihubungi nomornya dalam keadaan tidak aktif dan FB korban juga diblokir.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian 7,5 juta dan atas kehilangan Permit dan Card RHB tersebut korban tidak dapat kembali bekerja di Malaysia, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Dukun," jelasnya.

Petugas langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Hasilnya, petugas langsung melacak identitas pelaku dan mendatangi kediaman pelaku di Bungah, Gresik pada  Jumat (5/7/2019) pukul 01.30 WIB.

"Saat ditangkap pelaku mengelak, namun setelah ada tas dan kartu imigrasi milik korban, dia akhirnya mengakui perbuatannya," tegasnya.

Di hadapan petugas, pelaku mengaku membelikan sejumlah barang dari uang korban. Dan dia tidak tahu jika kartu permit yang dicuri membuat korban tidak dapat kembali ke negeri Jiran untuk bekerja.

"Salah satunya buat beli helm," katanya menirukan pengakuan pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini mendekam Mapolsek Dukun dan dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved