Berita Surabaya

Ingin Dijadikan Cagar Budaya, Disbudpar Surabaya Siapkan Narasi Sejarah Benteng Kedung Cowek

Pemkot Surabaya terus berusaha menjadikan Benteng Kedung Cowek destinasi wisata sejarah

Ingin Dijadikan Cagar Budaya, Disbudpar Surabaya Siapkan Narasi Sejarah Benteng Kedung Cowek
surya/nuraini faiq
Warga berfoto di Benteng Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya, Kamis (18/7/2019). Benteng ini sejak era penjajah belum terjamah hingga saat ini. 

Ia memaparkan, benteng bekas pertahanan Batalyon Sriwijaya tersebut berstatus Barang Milik Negara (BMN) yang telah tersertifikat.

Bila Pemkot memang menginginkan benteng jadi bangunan cagar budaya, ia menyarankan Pemkot agar terus berkomunimasi dengan Pangdam V/Brawijaya.

“Jadi tinggal bagaimana proaktifnya antara Pemkot dengan Bapak Pangdam seperti apa. Insyaallah pihak TNI welcome dengan rencana ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji meminta agar Pemkot Surabaya berjuang menjadikan Benteng Kedung Cowek menjadi bangunan cagar budaya, sehingga bangunan kuno tersebut tetap otentik dan eksotis.

"Jangan kalah dengan Banyuwangi dan Ngawi yang sudah lebih dulu berkoordinasi dengan TNI atas destinasi wisata baru di bidang bangunan kuno," kata Armuji, Rabu (17/7/2019).

Di Banyuwangi, lanjutnya, telah lebih dulu ada Asrama Inggrisan, sedangkan di Ngawi ada Benteng Pendem.

Kedua lokasi bersejarah itu sudah bisa diakses oleh masyarakat umum sehingga memberi nilai tambah pada kemajuan sektor wisata.

Ia menambahkan, seharusnya Benteng Kedung Cowek juga bisa diperlakukan sama, dengan mengajukan surat resmi ke Kodam V/Brawijaya untuk menetapkan benteng kuno tersebut sebagai bangunan cagar budaya.

Kemudian mengenai pengelolaannya bisa dikoordinasikan lebih detil dengan otoritas masing-masing.

Jika memang tidak bisa mengelola, sudah menjadi kewajiban Pemkot Surabaya untuk mendukung perkembangan wisata di kota ini.

"Setidaknya, Pemkot mendukung dengan membuat infrastruktur jalan menuju akses benteng agar lebih mudah dan nyaman," kata Cak Ji, panggilan akrab Armuji. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved