Berita Sidoarjo

Hari Ini Berangkat, 35 CJH Sidoarjo Gabung Kloter 43 Jember dan Bondowoso

Tangis keluarga iringi keberangkatan calon jemaah haji (CJH) dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo

Hari Ini Berangkat, 35 CJH Sidoarjo Gabung Kloter 43 Jember dan Bondowoso
istimewa
Suasana pelepasan CJH di Kantor Kemenag Sidoarjo, Sabtu (20/7/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Tangis keluarga iringi keberangkatan calon jemaah haji (CJH) dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo, Sabtu (20/7/2019). Puluhan pengantar jemaah tersebut nampak menangisi keberangkatan sanak keluarganya menuju ke Tanah Suci.

Kepala Kemenag Sidoarjo, Ahmad Rofi'i mengatakan dari 38 CJH yang dijadwalkan berangkat, hanya 35 jemaah haji memastikan diri berangkat menuju Tanah Suci.

"Tiga CJH telah dipastikan menunda keberangkatannya pada tahun ini. Dan tiga jemaah yang menunda keberangkatannya tersebut merupakan satu keluarga yaitu ayah dan dua anaknya," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup surya.co.id).

Ia menjelaskan penyebab gagalnya berangkat adalah karena sang ayah harus menjalani operasi atas penyakitnya.

"Sang anak memilih mendampingi operasi ayahnya. Sehingga memutuskan menunda keberangkatan ke Tanah Suci," tambahnya.

Terkait hal tersebut, Rofi'i menuturkan bahwa ketiga CJH yang menunda keberangkatan itu nantinya masih memiliki kesempatan untuk berangkat tahun depan dan tahun berikutnya.

Namun jika jatah dua tahun itu tak juga dilakukan, maka akan dianggap hangus alias gagal berangkat haji.

Sementara itu, Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo, Rohmad Nasrudin menjelaskan ke 35 jemaah haji tersebut nantinya akan bergabung bersama Kloter 43 yaitu kloter jemaah calon haji asal Jember dan Bondowoso.

"Kita menjadi penyangga dari daerah-daerah lain. Dan juga sebagai bagian dari kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji," terangnya.

Ia juga menambahkan, keberangkatan jamaah haji tersebut jug diikuti oleh tim kesehatan Sidoarjo.

Mereka akan memantau kesehatan jamaah haji selama berada di Asrama Haji.

"Para jemaah haji tersebut harus berada di Asrama Haji untuk mengikuti pembekalan kilat. Barang bawaan, pemberian gelang identitas dan paspor juga bakal diperiksa terlebih dahulu oleh petugas. Sehingga kalau sudah di bandara tinggal masuk saja, karena pemeriksaannya di asrama haji," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved