Berita Surabaya

Tujuan di Balik Rambu U-turn yang Bikin Profesor dan Polisi Cekcok di Surabaya hingga Videonya Viral

Inilah Tujuan di Balik Rambu U-turn yang Bikin Profesor dan Polisi Cekcok di Surabaya hingga Videonya Viral

Tujuan di Balik Rambu U-turn yang Bikin Profesor dan Polisi Cekcok di Surabaya hingga Videonya Viral
Youtube
Tujuan di Balik Rambu U-turn yang Bikin Profesor dan Polisi Cekcok di Surabaya 

SURYA.co.id - Jadi penyebab cekcok antara profesor dan polisi hingga videonya viral, ternyata ada tujuan tertentu di balik rambu U-turn di persimpangan Jalan Raya Jemursari, Wonocolo, Surabaya

Seperti diketahui, sedang viral video seorang profesor cekcok dengan polisi di persimpangan Jalan Raya Jemursari, Wonocolo, Surabaya

Hal ini berawal saat petugas polisi lalu lintas yang tergabung dalam Polsek Wonocolo bernama Aiptu Muhtashor sedang melakukan pengamanan di lokasi tersebut.

Kemudian datang dari arah barat menuju timur sebuah mobil yang dikendarai sang profesor yang bernama Sadjijono bersama asistennya, Abdul Halim.

3 Fakta Terbaru Video Viral Profesor Cekcok dengan Polisi di Surabaya, ini Kronologi Sebenarnya

3 Momen Wisuda yang Viral Karena Berakhir Pilu, Bawa Foto Almarhum Ibu hingga Orangtua Tak Mau Hadir

IDENTITAS Profesor Hukum yang Viral karena Cecar Polisi saat Mau Ditilang, Bukan Orang Sembarangan

Tangkapan layar dalam channel Youtube Ndelok TV.
Tangkapan layar dalam channel Youtube Ndelok TV. (foto: istimewa/channel youtube Ndelok tv)

Mobil tersebut ternyata berbelok ke U-turn di persimpangan tersebut, lalu oleh petugas, mobil itu langsung diberhentikan.

Dalam video viral yang beredar, sang profesor tampak mendebat polisi itu terkait rambu U-turn yang dipasang di persimpangan jalan tersebut

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan tujuan di balik rambu U-turn tersebut

Eva Guna Pandia mengungkapkan, U-turn di lokasi persimpangan itu terbilang berbahaya bila digunakan kendaraan roda empat (R4) untuk bermanuver memutar haluan.

"Lajur paling kanan dari arah timur ke barat memang berhenti, tetapi dua lajur seperti lajur tengah dan lajur paling kiri itu tetap berjalan," ujarnya saat ditemui awakmedia di kantornya, Kamis (18/7/2019)

"Jadi dia kalau mau putar balik di situ dari arah yang berlawanan juga ada dua lajur kendaraan yang berjalan," lanjutnya.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved