Berita Lifestyle

Tak Merasakan Haus saat Suhu Udara Dingin? Ini Penjelasannya

Padahal tubuh lebih cepat kehilangan air ketika suhu dingin. Air tidak hanya keluar melalui pernapasan.

Tak Merasakan Haus saat Suhu Udara Dingin? Ini Penjelasannya
Hellosehat
Ilustrasi 

SURYA.co.id - Suhu dingin yang terjadi di daerah Jawa Timur membuat banyak yang merasa rentan sakit.

Salah satu solusinya adalah memastikan asupan air tercukupi, setidaknya dua liter per hari.

Robert Kenefick, seorang profesor kinesiologi di University of New Hampshire (UNH) seperti dilansir dari siaran pers UNH tahun 2005, mengungkapkan, saat suhu dingin tubuh tidak akan merasakan haus.

“Mereka tidak merasa haus, tidak minum sebanyak biasanya, dan ini bisa menyebabkan dehidrasi,” ujar Kenefick.

Padahal, tubuh lebih cepat kehilangan air ketika suhu dingin.

Air tidak hanya keluar melalui pernapasan.

Ketika memakai banyak pakaian hangat, tubuh juga bekerja lebih keras.

Sedangkan keringat menguap lebih cepat ketika udara dingin dan kering.

Perlu diketahui, dua per tiga tubuh terdiri dari air, dan kekurangan beberapa persen saja bisa menyebabkan dehidrasi.

Untuk menyelidiki mengapa tubuh tidak mudah merasa haus ketika dingin, Kenefick melaukukan sebuah eksperimen.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved