Koperasi Masa Kini Didorong Lakukan Reformasi Total Agar Semakin Maju

koperasi harus mengubah cara berbisnis, termasuk dalam sistem tata kelolanya. Pendek kata, koperasi harus melakukan reformasi total.

Koperasi Masa Kini Didorong Lakukan Reformasi Total Agar Semakin Maju
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah di sela acara peringatan┬áhari Koperasi Nasional ke-72, di lapangan Desa/Kecamatan Prambon, Jumat (19/7/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Berbagai tantangan baru dihadapi koperasi di era modern ini. Menghadapi itu, koperasi harus mengubah cara berbisnis, termasuk dalam sistem tata kelolanya. Pendek kata, koperasi harus melakukan reformasi total.

Demikian kata Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, saat menyampaikan sambutan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia dalam peringatan hari Koperasi Nasional ke-72, di lapangan Desa/Kecamatan Prambon, Jumat (19/7/2019).

Disebut bahwa reformasi total terhadap koperasi telah dijalankan selama lima tahun terakhir ini.

"Pada dasarnya mendorong koperasi untuk dapat beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi lingkungan yang senantiasa berjalan dinamis," katanya.

Insan koperasi, juga harus disiapkan agar terus mempunyai inovasi yang tinggi dalam menata organisasi dan strategi bisnisnya dengan menggunakan teknologi digital yang ada, serta pengembangan aplikasi bisnis lainnya.

Reformasi terhadap koperasi yang dilakukan Kementrian Koperasi dan UKM dalam lima tahun ini antara lain, reorientasi dengan mengubah pola pikir dari orientasi pada jumlah kuantitas menjadi kualitas, sehingga kebijakan lebih di arahkan untuk memperkuat mutu koperasi.

Lalu rehabilitasi, yakni telah dibentuknya penguatan sistem data base koperasi, sehingga koperasi yang terdata hanya  koperasi yang benar-benar sehat dan berkualitas.

"Serta pengembangan koperasi. Yakni meningkatkan kapasitas koperasi sebagai badan usaha berbasis anggota yang sehat, kuat, mandiri dan tangguh," sambung dia.

Dan saat ini, koperasi telah berhasil memasuki bursa efek, penyalur kredit usaha rakyat, dengan meraih peringkat satu dunia, serta peringkat 94 untuk 300 koperasi besar dunia.

"Koperasi di seluruh Kabupaten/Kota telah menunjukkan dirinya sebagai lembaga ekonomi masyarakat. Namun pada saat ini, banyak koperasi yang mengalami kesulitan dalam usahanya, hal ini merupakan suatu tantangan bagi Dinas Koperasi," kata Saiful Ilah.

Pihaknya berharap, pihak-pihak yang berkecimpung di dunia koperasi agar tetap mempertahankan program pemberdayaan Koperasi.

"Supaya dapat kembali melakukan usahanya lagi, dan mampu mewujudkan jati diri koperasi yaitu sebagai basis ketahanan perekonomian rakyat," tandasnya.

Dalam peringatan hari Koperasi Nasional yang mengambil tema Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0, ini Bupati Saiful Ilah juga menyerahkan penghargaan kepada beberapa koperasi wanita berprestasi tahun 2019.

Juara 1 dimenangkan oleh Koperasi Wanita Sakina Desa Jedongcangkring Kecamagan Prambon, Juara 2 Koperasi Wanita Sri Rejeki Desa Balongbendo, Kecamayan Balongbendo dan Juara 3 Koperasi Wanita Amanah Desa Sidokumpul Kecaamatan Sidoarjo.

Selain itu, peringatan Hari Koperasi Indonesia ke-72 ini juga dimeriahkan oleh panggung hiburan serta basar UKM “Kampoeng Darjo” yang diikuti oleh 18 Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.(ufi)

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved