Berita Malang Raya

Kementerian Koperasi dan UKM Bareng APSI Dorong Pengusaha Sampah di Jawa Timur Naik Kelas

Dengan pembinaan, pengusaha sampah bisa naik kelas dan mampu mengambil lebih banyak sampah di lapangan.

Kementerian Koperasi dan UKM Bareng APSI Dorong Pengusaha Sampah di Jawa Timur Naik Kelas
surya.co.id/benni indo
Perwakilan Kemenkop (kiri) dan Ketum APSI Saut Marpaung (kanan) saat memberikan sambutan pembekalan kepada 40 orang pelaku UKM di Jawa Timur yang bergerak di bidang pengolahan sampah. 

Untuk sampah plastik misalnya, mulai dari pengumpul sampah, pengepul, pencacah bijih plastik, hingga perantara ke pabrik atau industri.

“Dengan acara seperti ini, semua bisa sinergi agar pemilahan dan pengolahan sampah bisa maksimal,” ujarnya.

Saut menambahkan, tak hanya pembekalan, tetapi Kementrian Koperasi dan UKM juga berupaya melakukan pembinaan manajerial, hingga program pemberian pinjaman lunak.

“Pinjaman lunak dari LPDB untuk menyalurkan bantuan dengan bungan di bawah 5 persen per tahun. Dengan adanya suntikan dana LPDB, keuntungan usaha teman-teman bisa meningkat,” pungkas Saut Marpaung.

Masalah sampah hampir menjadi permasalahan tersendiri bagi suatu daerah, termasuk di Kota Malang.

Per hari, sebanyak 15,1 ton sampah di Kota Malang tidak terkelola.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi.

Kata Diah, faktor infrastruktur penanganan sampah yang belum ditingkatkan hingga sumber daya manusia yang kurang maksimal menjadi alasannya.

Beberapa faktor penanganan sampah belum 100 persen seperti ketersediaan TPS. Saat ini terdapat 73 TPS di Kota Malang.

Selain itu juga ada Pengembangan Rumah PKD (Pilah, Kompos, Daur Ulang) pada setiap TPS yang jumlahnya 27 unit.

Unit Rumah PKD ini bisa mengelola sebanyak 24,3 ton per hari.Dipaparkan Diah, DLH memiliki 38 truk yang tersebat di pasar sebanyak 15 truk dan taman 4 truk.

“Dari sini sampah yang dikelola mencapai 503 ton per hari dibawa ke TPA Supit Urang,” jelas Diah.

Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved