Berita Blitar

Puluhan Kondom Bekas Pakai Ditemukan di Rumah Kontrakan di Blitar, 3 Pasang ABG Ketakutan saat Razia

Petugas menemukan puluhan kondom bekas pakai di pekarangan rumah kontrakan di jalan raya Malang-Blitar, 200 meter timur traffic light Kec. Talun.

Puluhan Kondom Bekas Pakai Ditemukan di Rumah Kontrakan di Blitar, 3 Pasang ABG Ketakutan saat Razia
SURYAOnline/imam taufiq
Petugas menunjukkan puluhan kondom bekas pakai ditemukan di pekarangan rumah kontrakan di jalan raya Malang-Blitar. 

SURYA.co.id | BLITAR - Petugas menemukan puluhan kondom bekas pakai di pekarangan sebuah rumah kontrakan di i jalan raya Malang-Blitar, tepatnya sekitar 200 meter sebelah timur perempatan traffic light Kecamatan Talun.

Karuan, penemuan banyak 'sarung pria' itu tak hanya mencegangkan petugas, namun warga pun dibuat geleng-geleng kepala. Sebab, itu dianggap hal tak wajar dan dianggap barang tabu namun dibuang sembarangan.

Akhirnya, oleh petugas, kondom bekas pakai itu kini diamankan karena diduga rumah itu telah dipakai kegiatan yang tak terpuji.

Penemuan kondom bekas itu bukan sebuah kebetulan. Namun, petugas Polres Blitar dan Polsek Talun sengaja melakukan pengecekan terhadap rumah, yang berada di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar tersebut.

Itu karena petugas mendapatkan laporan dari masyarakat, kalau rumah yang disebut-sebut telah dikontrakkan ke seorang ibu-bu itu, seringkali terlihat sepasang muda-mudi keluar masuk. Tak tahu apa yang diperbuat namun mereka sepertinya pasangan yang lagi memadu kasih.

Mendapatkan laporan dari masyarakat seperti itu, petugas langsung sigap, Kamis (18/7) petang, mengecek ke rumah itu. Sesampai di dalam rumah, petugas kaget karena rumah itu kondisinya kumuh, kotor dan tak layak huni. Bahkan, terkesan rumah itu tak berpenghuni karena kondisinya saking kotornya.

Rumput di luar rumah juga dibiarkan tumbuh tak karuan, dan daun-daun kering berserahkan di man-mana. Kalau dilihat dari luar, dkira rumah itu tak berpenghuni.

Begitu masuk ke dalam rumah, petugas melihat banyak keanehan. Di antaranya, ruangan di dalam rumah itu dibuat banyak sekatan-sekatan, yang mirip kamar-kamar. Itu disekat dengan triplek. Semula petugas belum tahu buat apa kamar-kamar itu.

Namun, yang janggal lagi, ditemukan banyak tisu bekas di mana-mana, termasuk menumpuk di samping kamar mandi.

Akhirnya, satu per satu kamarnya dicek oleh petugas. Agar ada saksi lain selain petugas, mereka mengajak perangkat desa. Di antaranya, Imam Harimiadi, Lurah Bajang, dan ketua RT setempat.

Halaman
1234
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved