Berita Tulungagung

Caleg NasDem Laporkan KPU, Bawaslu, dan PPK ke DKPP, Begini Alasannya

Caleg NasDem Tulungagung, Achmad Yulianto, melaporkan KPU, Bawaslu, PPK, ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP

Caleg NasDem Laporkan KPU, Bawaslu, dan PPK ke DKPP, Begini Alasannya
istimewa
Bukti lapor ke DKPP yang ditunjukkan caleg NasDem Tulungagung, Heri Widodo 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Caleg Partai Nasional Demokrat (NasDem) Dapil 1 Tulungagung, Achmad Yulianto melapor ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Yulianto melaporkan sejumlah pihak, mulai dari KPU Tulungagung, Bawaslu Tulungagung, Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Kedungwaru, PPK Kota, Panita Pengawas Kecamatan (PPK) Kedungwaru dan PPK Kota.

“Secara resmi kami sudah melapor pada Rabu (17/7/2019),” terang kuasa hukum Yulianto, Heri Widodo, Jumat (19/7/2019).

Heri memaparkan, lembaga-lembaga tersebut dinilai melakukan kesalahan sehingga terjadi perpindahan suara di dua kecamatan itu. Perpindahan suara ini dinilai merugikan Yulianto dan Partai NasDem.

Di Kecamatan Kedungwaru telah terjadi perpindahan suara dari PKB ke PAN, selain itu ada perpindahan suara antar Caleg di internal Nasdem, di Kecamatan Kota dan Kedungwaru.

“Perpindahan suara internal partai terjadi dari Caleg nomor 7 ke caleg nomor 3,”sambung Heri.

Dampak perpindahan suara dari PKB ke PAN, NasDem hanya mendapatkan satu kursi.

Pada perebutan kursi terakhir di Dapil 1 Tulungagung, NasDem kalau 3 suara dari PAN.

Dengan menggugat di MK, NasDem berharap kursi ke-10 ini menjadi haknya, sehingga NasDem mendapat dua kursi di Dapil ini.

Namun jika MK memenangkan NasDem, maka jatah kursi ke-2 akan jatuh ke Jumani, caleg nomor 3.

Padahal menurut Heri, suara Jamani kalah dibanding suara Yulianto.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved