Pilkada Gresik

Bawaslu Gresik Ajukan Dana Rp 16 Miliar untuk Pilkada Gresik ke Pemkab

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik mengajukan anggaran untuk Pilkada Gresik 2020 ke Pemkab Gresik

Bawaslu Gresik Ajukan Dana Rp 16 Miliar untuk Pilkada Gresik ke Pemkab
surya.co.id/sugiyono
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama Ketua Bawaslu Gresik Imron Rosyadi, menyapa pengawas TPS usai apel siaga pengawas Pemilu 2019, Minggu (14/4/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik mengajukan anggaran untuk Pilkada Gresik 2020 ke Pemkab Gresik. Anggaran tersebut diperkirakan untuk semua tahapan pengawasan, mulai dari pendataan daftar pemilih sampai pengawasan sengketa Pilkada.

Ketua Bawaslu Gresik, Imron Rosyadi, mengatakan bahwa untuk Pilkada Gresik 2020, Bawaslu telah memperkirakan kebutuhan anggaran sebesar Rp 16 Miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk keperluan pengawasan Pilkada.

"Kami sudah menghitung biaya pengawasan Pilkada Gresik 2020 sebesar Rp 16 Miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk pengawasan pendataan pemilih sampai dengan jika ada sengketa Pilkada," kata Imron, Jumat (19/7/2019).

Imron menuturkan pihaknya telah mengajukan anggaran ke Pemkab Gresik, namun belum cair.

"Kami sudah mengajukan dana hibah untuk Pilkada ke Pemkab Gresik, namun belum juga disetujui," katanya.

Sementara, Komisi I DPRD Gresik mengaku masih membahas kebutuhan anggaran hibah untuk Pilkada Gresik.

"Kami masih membahas bersama Pemkab terkait dana hibah untuk Pilkada pada 2020 yang dimulai pada 2019," tandas anggota Komisi I DPRD Gresik Syaikhu Bushiri.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved