Berita Tulungagung

Perjuangan Medi Jalan Mundur Tulungagung-Jakarta untuk Upacara HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara

Medi Bastoni membulatkan tekadnya untuk berjalan mundur Tulungagung-Jakarta untuk iku upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Istana Negara

surya/david yohanes
Medi Bastoni (43) mulai berjalan mundur, dari Pendopo Tulungagung ke Jakarta untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-74, Kamis (18/7/2019). 

Medi ingin bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan meminta kenang-kenangan pohon keras.

Pohon itu nantinya akan ditanam di lereng Wilis Tulungagung yang dalam keadaan gundul.

“Saat ini para pegiat lingkungan tengah giat melakukan penghijauan. Bibit pohonnya sudah cukup dari hasil swadara para aktivis,” ungkap Medi.

Namun pohon dari Jokowi ini nantinya akan dijadikan ikon di lereng Wilis Tulungagung.

Pohon itu akan diberi nama pohon Pakde Jokowi.

Dengan nama itu, diharapkan generasi muda tertarik datang ke Wilis dan terlibat langsung dalam pelestarian hutan Wilis.

“Bukan hanya saya, warga di lereng Wilis dan generasi muda, semua harus peduli dengan alam Wilis. Saya berharap semua terlibat merawat kelestarian alam Wilis,” tegasnya.

Ditanya makna jalan mundur, Medi berfilosofi, dirinya mengajak sejenak melihat ke belakang, pada sejarah perjuangan bangsa.

Dalam perjalanan ini, total beban yang dibawanya 8 kilogram berupa logistik dan peralatan.

Sementara bekalnya hanya Rp 300.000.

Medi yakin, orang Indonesia baik hati dan mau membantunya sepanjang perjalanan.

Apalagi sebagai aktivis pecinta alam, Medi yakin banyak aktivis lain di sepanjang perjalanan yang akan mendukung.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved