Berita Bangkalan Madura

Mahasiswa UTM Bantu Warga Bangkalan Menyulap Pepaya & Rebung Jadi Produk Unggulan Desa

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga,mengingat bahan yang sangat mudah didapat dan terjangkau.

Mahasiswa UTM Bantu Warga Bangkalan Menyulap Pepaya & Rebung Jadi Produk Unggulan Desa
ist/citizen reporter
Para mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura saat melakukan pelatihan mengolah keripik pepaya. 

SURYA.co.id | Kelompok Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang mengikuti program KKN Tematik Mandiri tahun 2019, melakukan pendampingan terhadap kelompok ibu-ibu di desa Ja’ah , kecamatan Tragah, kabupaten Bangkalan.

Pendampingan yang dimaksud adalah pelatihan  membuat keripik pepaya dan rebung sehingga dapat menjadi produk unggulan desa.

Dalam KKN Tematik Mandiri ini, pelatihan yang diberikan mencakup cara mengembangkan produk, mulai dari proses produksi hingga pemasaran. 

“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga,mengingat bahan  yang sangat mudah didapat dan terjangkau. Kami juga mengadakan pelatihan pengembangan produk, pengembangan pemasaran , dan pengurusan izin PIRT (Produk Industri Rumah Tangga). Selain itu pelatihan ini ditujukan agar warga mampu mengembangkan produk unggulannya, mendapatkan pasar yang luas, dan mendapatkan kepercayaan dari konsumen,” kata penanggung jawab kegiatan tim KKN 32 UTM, Rizky Firmanda

Kiat Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura Menciptakan Desa Tematik di Pamekasan 

Pelatihan pengolahan keripik pepaya dan rebung ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat desa Ja’ah bahwa pepaya dan rebung dapat diolah menjadi keripik yang memiliki rasa yang gurih dan memiliki tekstur yang renyah.

Dengan pengemasan yang menarik, produk itu bisa memiliki nilai jual yang lebih tinggi. 

Kegiatan ini mendapatkan tanggapan positif dari warga. Dawil Istiqomah, salah satu warga desa mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan yang telah dilaksanakan itu, perempuan 31 tahun tersebut berharap agar bahan-bahan yang melimpah di desa bisa mendongkrak perekonomian warga, tidak hanya menjadi olahan rumah tangga semata.

Penulis : Mahasiswa Universitas Trunoyojo Madura, Sita Nauli Lumban Tobing

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved