Berita Sidoarjo

Budaya Literasi Keluarga Fauzi, Ajak Anak-anak Gemar Membaca sejak Usia Dini

Siswa kelas 4 SD ini menyusun rangkaian mobil mainan menyesuaikan gambar di buku yang dipegang ayahnya.

Budaya Literasi Keluarga Fauzi, Ajak Anak-anak Gemar Membaca sejak Usia Dini
SURYAOnline/m taufik
KELUARGA LITERASI : Mochamad Fauzi saat mendampingi anaknya yang sedang bermain, Kamis (18/7/2019). Budaya literasi keluarga benar-benar telah diterapkan di keluarga ini. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Ketika anak-anak belum bisa membaca, ayah dan ibunya yang membacakan buku untuk mereka. Setelah anak bisa baca, orang tua bertugas memfasilitasi dan melakukan pendampingan agar apa yang dibaca anak-anak sesuai dengan usianya. Demikian rumus sederhana yang diterapkan Mochamad Fauzi dalam membangun budaya literasi di keluarganya.

Noval Ibrahim Assani terlihat asyik bermain lego di teras rumahnya di Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Kamis (18/7/2019) siang. Sesekali, bocah 10 tahun tersebut berbincang dengan ayahnya, Mochamad Fauzi, yang duduk bersebelahan dengannya.

Siswa kelas 4 SD ini menyusun rangkaian mobil mainan menyesuaikan gambar di buku yang dipegang ayahnya.

“Bagus ini yah, seperti di gambar,” ucap Baim, panggilan Noval Ibrahim Assani sambil menunjukkan mobil mainan yang dirangkainya kepada sang ayah.

Fauzi pun mengangguk. Kemudian dia menyarankan anaknya merangkai mainan lain seperti petunjuk dalam buku itu. Sekitar satu jam bermain, Baim kemudian berpindah ke sebuah kursi di halaman rumah. Di kursi kayu tersebut, bocah ini terlihat asyik membaca buku cerita bergambar.

Selain gemar membaca, anak kedua dari pasangan suami istri Mochamad Fauzi dan Imroatul Mufidah ini juga penghafal Alquran. Di usianya yang masih belia, dia sudah hafal dua juz Alquran. “Sekarang ini masuk juz tiga,” jawabnya sambil malu-malu.

Sementara kakaknya, Ahmad Faris Nuruddin, sudah duduk di bangku SMP. Tahun ini bocah 13 tahun terebut baru mulai menghafal Alquran. Itu karena baru tahun ini Faris tinggal di rumah bersama orangtuanya.

Sebelumnya, selama sekolah SD Faris tinggal di pondok pesantren di Jabon, Sidoarjo.

“Tahun ini mulai masuk SMP, dia sekolah di Sidoarjo sehingga tinggal di rumah dan mulai menghafal Alquran,” ungkap Fauzi.

Diceritakan bahwa anak pertamanya itu juga sangat gemar membaca. Sejak kecil, tiga sampai lima komik biasa dihabiskan oleh Faris dalam sekali duduk.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved