Berita Tulungagung

Aksi Pencuri Tulungagung Ini Akhirnya Terkuak Karena Stiker, Banyak Barang Curian Lain di Rumahnya

Didik (36) alias Kompo, warga Desa Sambirobyong, Sumbergempol, Tulungagung, menjual amplifier curian lengkap dengan stiker yang tertempel di atasnya

Aksi Pencuri Tulungagung Ini Akhirnya Terkuak Karena Stiker, Banyak Barang Curian Lain di Rumahnya
istimewa
Didik, tersangka pencurian amplifier, saat diperiksa polisi Polsek Sumbergempol Tulungagung, Kamis (18/7/2019). Aksi pencurian didik terbongkar gara-gara stiker yang menempel di barang curiannya. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Gara-gara menjual sebuah amplifier lewat Facebook, Didik (36) alias Kompo, warga Dusun Centong, Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol ditangkap polisi. Ternyata, Didik menjual amplifier milik Eko Purwanto (37) yang hilang dicuri.

Tertangkapnya Didik bermula dari kekonyolannya sendiri. Ia menjual amplifier lengkap dengan stiker yang tertempel di atasnya. Berbekal unggahan Didik yang menjual amplifier curian itu, dengan mudah polisi menangkapnya.

“Pemilik ampli itu mengenali barangnya, dari stiker yang tertempel. Didik tidak melepaskan stiker itu,” ujar seorang warga bernama Imin.

Kanitreskrim Polsek Sumbergempol, Aiptu Edi Santoso mengatakan, berbekal unggahan Didik pihaknya menelusuri barang itu.

Ternyata, amplifier curian itu sudah dijual kepada Nuryoko (35), warga Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut.

Saat dimintai keterangan, Nuryoko mengakui mendapatkan barang elektronik itu dari Didik.

“Kami segera ke rumah Dd (Didik) dan menginterogasinya,” ucap Edo, panggilan Edi Santoso.

Dengan bukti yang dibawa polisi dan pengakuan Nuryoko, Didik tidak bisa mengelak.

Polisi yang melakukan penggeledahan menemukan tiga buah pompa air di rumah Didik.

Setelah dikembangkan, tiga pompa air itu juga dipastikan hasil curian.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved