Liga 1 2019

PSM Makassar Vs Persebaya: Misi Djanur Patahkan Rekor Tak Pernah Menang di Makassar sejak 1994

Persebaya akan hadapi PSM Makassar, laga pekan kesembilan, Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Rabu (17/7/2019) malam.

PSM Makassar Vs Persebaya: Misi Djanur Patahkan Rekor Tak Pernah Menang di Makassar sejak 1994
SURYA.co.id/Khairul Amin
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman. Djanur mengaku tetap optimistis menghadapi tuan rumah PSM Makassar, Rabu (17/7/2019), anak asuhnya mampu membawa hasil positif. 

SURYA.co.id | MAKASSAR – Persebaya akan hadapi PSM Makassar, laga pekan kesembilan, Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Rabu (17/7/2019) malam.

 Menyambut laga ini, di luar pertemuan dua tim terakhir di Liga 1 sejak 2018 lalu.

Persebaya, tak pernah raih kemenangan saat hadapi PSM Makassar kala bermain di Makassar sejak era perserikatan. Persebaya terakhir menang di Makassar era Perserikatan,  yakni musim 1993/1994. Saat itu Persebaya sukses memaksa PSM menyerah dua gol tanpa balas.

 Setelahnya, Persebaya salalu meraih hasil minor saat bermain di Makassar.

 Tak hanya kalah, 15 tahun terakhir, Persebaya selalu gagal mencetak gol. Terkahir tim berjuluk Bajul Ijo itu bukukan gol saat kalah 3-1 dari PSM Makassar pada laga 29 September 2004 silam.

Saat itu ketiga gol kemenangan PSM disumbangkan legiun asingnya, Njoh Christian (2) dan Marc Orland, sedangkan gol balasan Persebaya dikemas Gendut Doni di penghujung babak kedua.

Hadapi PSM dengan catatan rekor buruk, sebaliknya menjadi motivasi tersendiri bagi Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya.

“Kalau ingat memori itu 2004, berarti sudah 15 tahun yang lalu Persebaya bisa cetak gol di sini. Akan kami coba cetak gol besok, mudah-mudahan golnya gol kemenangan, jadi itu yang kami harapkan,” terang Djanur saat jumpa pers di Makassar, Selasa (16/7/2019).

Namun Djanur memastikan bahwa tidak ada beban bagi skuatnya untuk bisa merubah catatan minor tersebut.

“Kami selalu melupakan hasil yang sudah lewat. Semoga hasilnya lebih baik dari apa yang sudah kami lakukan di masa lalu,” tambah pelatih 60 tahun tersebut.

 Sedang terkait absennya dua pemain PSM Makassar, Rivky Mokodompit akibat cedera dan Zulham Zamrun karena akumulasi kartu kuning, Djanur mengatakan tidak akan menurunkan kewaspadaan timnya.

Djanur yakin secara kualitas pemain-pemain PSM sangat merata.

 “Masih ada Ferndinan (Sinaga) ada Zulham (Zamrun), ada Rahmat. Pemain-pemain depan lokal yang luar biasa, dibantu pemain asing di situ ada (Wiljam) Pluim, adan Marck Klock,” tegas Djanur.

 "Secara materi, PSM Makassar luar biasa. Zulham tidak bisa main tidak ada masalah, masih banyak pemain berkualtias lainnya,” pungkas pelatih asal Jawa Barat.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved