Berita Surabaya

Khofifah Gandeng SIER Untuk Tata Pengelolaan Limbah di Lingkungan Industri Kulit Magetan

Pengelolaan limbah di LIK Magetan akan dijadikan satu dengan kawasan LIK binaan Pemprov Jatim dengan kawasan industri kulit binaan Pemkab Magetan.

Khofifah Gandeng SIER Untuk Tata Pengelolaan Limbah di Lingkungan Industri Kulit Magetan
SURYAOnline/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa 

SURYA.co.id | SURABAYA - Permasalahan limbah di Lingkungan Industri Kulit (LIK) di Magetan bakal segera diselesaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Hari ini, Rabu (17/7/2019), Khofifah bertemu dengan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) guna membicarakan solusi menangani masalah limbah di Magetan.

Menurut Khofifah, pengelolaan limbah di LIK Magetan akan dijadikan satu dengan kawasan LIK binaan Pemprov Jatim dengan kawasan industri kulit binaan Pemkab Magetan.

Khofifah mengatakan, dalam pengelolaan limbah industri kulit di Magetan, Pemprov Jatim akan menggandeng PT SIER. Hal ini lantaran PR SIER sudah terbukti mampu mengelola limbah dengan baik, bahkan sampai kualitasnya lebih baik dari air baku.

"Di Magetan dulu kan sebetulnya lingkungan industri kecil dengan hanya 16 pelaku IKM. Lalu ada pelaku industri dari daerah ada sekitar 108 pelaku usaha, jadinya total 124 itu sudah disiapkan ipalnya. Jadi pengolahan limbah mulanya cukup dan disiapkan," kata Khofifah usai pertemuan.

Namun masalah yang terjadi adalah di sekitar LIK itu terdapat LIK lain binaan dari Pemkab Magetan yang juga memiliki sejumlah IKM lain. Jumlahnya ada sekitar 126 usaha ada di sana. Yang ternyata tak tertampung dalam IPAL yang sudah ada.

"Jatim ini ekspor lima besar itu komoditas kulit. Karena LIK milik Pemkab belum disiapkan pengelohan limbahnya, waktu saya ke sana saya sampaikan bagaimana kalau ini jadi satu. Bahkan kalau bisa kawasan ini kita kembangkan bukan hanya jadi LIK, tapi jadi KIK atau Kawasan Industri Kulit," tegas Khofifah.

Pihaknya sudah menanyakan terkait teknologi yang digunakan PT SIER dan diprediksi akan cocok jika diterapkan juga di Magetan. Karena itu ia ingin agar PT SIER segera melakukan peninjauan ke Magetan dan melakukan langkah strategis.

Khofifah mengaku sudah koordinasi dengan Bupati Magetan. Mereka akan menyiapkan lahan khusus untuk penyiapan kolam dan instalasi pengolahan limbah industri kulit Magetan.

"Saya minta secepatnya PT SIER meninjau ke sana," tandasnya.

Direktur Utama PT. SIER, Fattah Hidayat menyambut baik tawaran Gubernur Khofifah terkait pengembangan Kawasan Industri Kulit (KIK) di Magetan. Pihaknya pun akan segera melakukan survei bekerjasama dengan Pemprov dan Pemkab Magetan. Apalagi, pihaknya telah berpengalaman dalam hal pengolahan limbahnya terutama untuk menjaga lingkungan.

"Awalnya kami pasti akan studi dulu, dan nanti jika di Magetan sudah ada KIK maka SIER akan membantu pengolahan limbahnya. Harapannya hal ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat sekitar khususnya untuk lingkungan," urainya.

PT SIER Resmikan PLB di Kawasan Industri Rungkut Untuk Percepat Pelayanan Importasi Barang Tertentu

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved