Galeri Foto

Galeri Foto Deklarasi Pelestarian Batik Dalam Rangka MPLS Siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya

SMA Muhammadiyah 2 Surabaya menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)dengan cara mengenalkan batik

Galeri Foto Deklarasi Pelestarian Batik Dalam Rangka MPLS Siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya
surya/habibur rohman
Siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya membentangkan batik hasil karya mereka di area Kenpark Kenjeran Surabaya sekaligus 'Deklarasi Pelestarian Batik', Rabu (17/7/2019). Proses pembuatan batik dilakukan sejak Senin (15/07/2029) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau disebut juga Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 Siswa. 

SURYA.co.id | SURABAYA - SMA Muhammadiyah 2 Surabaya menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di area Kenpark Kenjeran Surabaya, Rabu (17/7/2019).

Siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya membentangkan batik hasil karya mereka di area Kenpark Kenjeran Surabaya sekaligus 'Deklarasi Pelestarian Batik', Rabu (17/7/2019). Proses pembuatan batik dilakukan sejak Senin (15/07/2029) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau disebut juga Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 Siswa.
Siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya membentangkan batik hasil karya mereka di area Kenpark Kenjeran Surabaya sekaligus 'Deklarasi Pelestarian Batik', Rabu (17/7/2019). Proses pembuatan batik dilakukan sejak Senin (15/07/2029) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau disebut juga Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 Siswa. (surya/habibur rohman)

MPLS di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya ini dikenal juga dengan sebutan Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 siswa.

Siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya membentangkan batik hasil karya mereka di area Kenpark Kenjeran Surabaya sekaligus 'Deklarasi Pelestarian Batik', Rabu (17/7/2019). Proses pembuatan batik dilakukan sejak Senin (15/07/2029) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau disebut juga Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 Siswa.
Siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya membentangkan batik hasil karya mereka di area Kenpark Kenjeran Surabaya sekaligus 'Deklarasi Pelestarian Batik', Rabu (17/7/2019). Proses pembuatan batik dilakukan sejak Senin (15/07/2029) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau disebut juga Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 Siswa. (surya/habibur rohman)

Salah satu program MPLS di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya adalah mengenalkan siswa baru proses pembuatan batik yang sudah dilakukan sejak Senin (15/07/2029) lalu

Siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya membentangkan batik hasil karya mereka di area Kenpark Kenjeran Surabaya sekaligus 'Deklarasi Pelestarian Batik', Rabu (17/7/2019). Proses pembuatan batik dilakukan sejak Senin (15/07/2029) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau disebut juga Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 Siswa.
Siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya membentangkan batik hasil karya mereka di area Kenpark Kenjeran Surabaya sekaligus 'Deklarasi Pelestarian Batik', Rabu (17/7/2019). Proses pembuatan batik dilakukan sejak Senin (15/07/2029) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau disebut juga Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 Siswa. (surya/habibur rohman)

Para siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya kemudian membentangkan batik hasil karya mereka sekaligus melakukan deklarasi untuk pelestarian batik.

Siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya membentangkan batik hasil karya mereka di area Kenpark Kenjeran Surabaya sekaligus 'Deklarasi Pelestarian Batik', Rabu (17/7/2019). Proses pembuatan batik dilakukan sejak Senin (15/07/2029) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau disebut juga Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 Siswa.
Siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya membentangkan batik hasil karya mereka di area Kenpark Kenjeran Surabaya sekaligus 'Deklarasi Pelestarian Batik', Rabu (17/7/2019). Proses pembuatan batik dilakukan sejak Senin (15/07/2029) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau disebut juga Ta'arufa Forum dan Orientasi Siswa (FORTASI) yang diikuti 488 Siswa. (surya/habibur rohman)

Penulis: Habibur Rohman
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved