359 Peserta Dari 13 Negara Akan Meriahkan Surabaya Cross Culture 2019

Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival yang bakal digelar pada 21-25 Juli 2019, disebut-sebut memiliki peserta lebih banyak tahun ini

359 Peserta Dari 13 Negara Akan Meriahkan Surabaya Cross Culture 2019
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Antiek Sugiharti, saat jumpa pers di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (17/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival yang bakal digelar pada 21-25 Juli 2019, disebut-sebut memiliki peserta lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Total terdapat 359 peserta yang akan berpartisipasi dalam Surabaya Cross Culture 2019, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Antiek Sugiharti, mengatakan ada 13 negara akan memeriahkan festival ini.

Tiga belas negara itu meliputi Jepang, India, Polandia, Ceko,Timor Leste, Bulgaria, Uzbekistan, Russia, Mexico, Thailand, Italia, Busan dan Guangzhou.

Sementara itu 5 lintas provinsi diantaranya Kabupaten Banggai, Pangkalpinang, Kota Solok, Jawa Barat, serta Mengwi.

“Nanti ada 248 peserta yang akan ikut berpartisipasi dari mancanegara. Kemudian 94 peserta dari dalam negeri lintas provinsi. Jadi totalnya 359 peserta yang berpartisipasi dari dalam maupun luar negeri. Kami mencoba membuat sesuatu baru lagi agar di tiap eventnya lebih menarik. Biasanya dibuka dengan Festival Remo dan Yosakoi di Balai Kota, kali ini digelar dengan cara yang berbeda,” kata Antiek saat jumpa pers di Kantor Bagian Humas Kota Surabaya, Rabu (17/07/2019).

Rangkaian acara yang berlangsung lima hari tersebut, dimulai Minggu, 21 Juli 2019 dengan pembukaan dan parade peserta dari Jalan Tunjungan menggunakan becak hias menuju Balai Kota.

Keesokan harinya Senin, 22 Juli 2019 peserta akan berkunjung ke Monumen Tugu Pahlawan, Museum BI, House of Sampoerna pukul 08.00-12.30 WIB, setelah itu sore harinya akan ada tampilan Seni di Taman Bungkul mulai pukul 18.00 WIB.

Berikutnya, Selasa 23 Juli 2019, Workshop di Balai Pemuda sisi barat pukul 09.00-14.00 WIB, dilanjut dengan tampilan seni di G-Walk Citraraya pukul 18.30-22.00 WIB.

Rabu, 24 Juli 2019 Penanaman Pohon pukul 08.00-12.00 WIB di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, dan Tampilan Seni di Ciputra World dan Royal Plaza pukul 18.30-21.00 WIB.

Antiek menjelaskan, konsep Surabaya Cross Culture kali ini berbeda dari sebelumnya, karena ada penampilan-penampilan baru dan acara yang melibatkan masyarakat umum, seperti workshop seni di Balai Pemuda.

“Ya workshop yang melibatkan masyarakat umum ini memang melibatkan masyarakat luas, berbeda sekali memang,” ujar Antiek.

Acara yang dinilai memiliki dampak ekonomi yang cukup besar ini, diharapkan mampu menarik dan mengembangkan perekonomian khususnya bagi warga Kota Surabaya. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved