Berita Sidoarjo

16 Instruktur Siap Ikuti Nasional Astra Honda Safety Riding Competition Medan Sumatera Utara

PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda siapkan 16 instruktur safety riding ikuti nasional Astra Honda Safety Riding Competition.

16 Instruktur Siap Ikuti Nasional Astra Honda Safety Riding Competition Medan Sumatera Utara
foto:kukuh kurniawan
Instruktur Safety Riding MPM Honda saat melakukan latihan untuk mengikuti kompetisi Astra Honda Safety Riding Competition (AHSRIC). 

SURYA.co.id |  SIDOARJO - PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda siapkan 16 instruktur keselamatan berkendara (safety riding) untuk ikut ajang nasional Astra Honda Safety Riding Competition (AHSRIC) di Medan, Sumatera Utara pada tanggal 30 - 31 Juli.

Koordinator Safety Riding, Hari Setiawan mengatakan ke 16 instruktur akan berlomba di delapan kategori. Yaitu instruktur big bike, instruktur sport, instruktur matic, community sport, community matic, advisor dealer, main dealer safety riding centre, main dealer group.

"Kita sudah melakukan persiapan dua bulan sebelumnya. Dan pada awal Juli ini kita semakin intensif pelatihannya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (17/7/2019).

Ia mengatakan tiap tahunnya persaingan perlombaan akan semakin ketat dan kompetitif. Apalagi di tahun ini ada satu jenis ujian baru dalam lomba AHSRIC.

"Ujian baru tersebut adalah para peserta diharuskan berjalan pelan dengan rute sempit dan dibatasi waktu 30 detik tanpa boleh menyentuh kun. Bila menyentuh kun maka poin peserta akan nol," jelasnya.

Ia berharap pada tahun ini, MPM Honda dapat meraih kembali juara umum yang pernah diraih pada tahun lalu.

"Tahun 2018 kita sudah memenangkan enam kategori perlombaan. Target kita tahun ini bisa memenangkan semua kategori," tambahnya.

Sementara itu, peserta perlombaan kategori big bike, Fendrik Alam mengaku tak ada persiapan khusus dalam menghadapi kompetisi tersebut.

"Yang penting selalu berlatih apalagi juga terdapat satu jenis ujian baru. Dan menurut saya itu merupakan tantangan tersendiri, karena saya harus lulus ujian tersebut sambil menaiki motor besar berkapasitas 500 cc seberat 302 kg," terangnya.

Meski unit motor besar yang akan dipakai latihan baru datang pada hari Jumat nanti, dirinya tetap berlatih dengan memakai Honda CBR 250 RR yang telah dimodifikasi.

"Feeling berkendaranya sama dengan yang motor besar hanya beda di beratnya saja. Yang penting harus selalu berlatih," tandasnya.

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved