Struktur Bata Kuna di Sumberbeji Jombang Diduga Pemandian Kaum Bangsawan Era Majapahit

Struktur batu bata kuna yang ditemukan di Sendang Sumberbeji Jombang, diduga merupakan petirtan atau tempat pemandian kaum bangsawan.

Struktur Bata Kuna di Sumberbeji Jombang Diduga Pemandian Kaum Bangsawan Era Majapahit
surabaya.tribunnews.com/sutono
Aktivitas pengerukan lumpur di Kawasan Sendang Sumberbeji Desa Kesamben, Ngoro, Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Struktur batu bata kuna yang ditemukan di Sendang Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro, Jombang, Jawa Timur, diduga merupakan petirtan atau tempat mandi kaum bangsawan. 

Arkeolog BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Jawa Timur di Trowulan, Wicaksono Dwi Nugroho, menyebut, para bangsawan yang dimaksud adalah zaman kerajaan Majapahit  

"Ini masih dugaan. Kalau dilihat dari bentuknya, bangunan tersebut merupakan petirtan atau pemandian untuk petinggi kerajaan. Tentunya kaum bangsawan zaman Majapahit," kata Wicaksono kepada surya.co.id, Selasa (16/7/2019).

Menurut Wicaksono, hal itu diperkuat adanya saluran air atau kanal yang ditemukan sebelumnya. Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait temuan itu. Karena sampai saat ini struktur yang terlihat masih bagian atasnya saja. 

"Kalau bentuknya seperti itu, bukan pemandian masyarakat biasa. Strukturnya besar dan mewah. Jadi besar kemungkinan bangunan ini dulunya petirtan bangsawan," ungkapnya.

Sebelumnya, struktur bangunan dengan bata kuna kembali ditemukan di kawasan Sendang Sumberbeji Desa Kesamben.

Temuan terbaru ini setelah pihak Desa melakukan upaya penggalian dengan alat berat untuk mengetahui sejauh mana dasar putusnya saluran irigasi kuna (temuan awal)  tersebut berujung.

Penggalian tersebut juga disaksikan oleh petugas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang. 

Kepala Desa Kesamben, Wandoko Suntowo Yudha megatakan, dalam penggalian ini pihaknya medapati ada struktur bangunan dengan ukuran maupun diameter lebih besar lagi dari temuan awal. 

Bentuknya nampak tidak jauh berbeda dengan temuan awal yang mirip saluran irigasi. Hanya saja, struktur bata kuna yang ada disisi timur sendang ini, ukurannya lebih besar dan bahkan cenderung mirip kolam yang biasa digunakan untuk mandi atau bak kontrol. 

"Ini tatanan bata lebih besar, dengan diameter dan panjang yang lebih besar dari sebelumnya,” pungkas Wandoko.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved