Berita Blitar

Sejumlah Murid PAUD di Blitar Selamat dari Kebakaran, saat Api Membesar Mereka Dievakuasi ke Masjid

Meski tak ada korban jiwa, namun rumah dinas guru berukuran 7x10 meter terbakar habis, termasuk isi di rumah.

Sejumlah Murid PAUD di Blitar Selamat dari Kebakaran, saat Api Membesar Mereka Dievakuasi ke Masjid
SURYAOnline/imam taufiq
Kondisi rumah dinas guru PAUD yang terbakar pada Selasa (16/7/2019). 

SURYA.co.id | BLITAR - Jerit tangis bercampur ketakutan menimpa para siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Lingkungan Bening, Kelurahan Beru, atau tepatnya sekitar 300 meter utara RSUD Ngudi Waluya, Wlingi.

Itu terjadi karena rumah dinas guru, yang ada di belakang sekolah PAUD tersebut, terbakar, Selasa (16/7/2019).

Meski tak ada korban jiwa, namun rumah dinas guru berukuran 7x10 meter terbakar habis, termasuk isi di rumah itu tak berhasil diselamatkan.

Sebab, saat kejadian tak diketahui penghuninya, Uswatun Hasanah (33), sedang mengajar di ruang kelas.

Namun, anak-anak yang usianya rata-rata 4 tahun itu berhasil diselamatkan. Saat api mulai membesar, mereka langsung dievakuasi dengan dilarikan ke masjid sekolahan.

"Untungnya, anak-anak berhasil diselamatkan, sehingga semuanya tak ada yang sampai terluka," papar Anam, pemilik warung di depan sekolah PAUD tersebut.

Menurut dia kebakaran itu terjadi pada Selasa (16/7) pagi atau pukul 07.30 WIB atau sewaktu anak-anak baru masuk kelas sekitar 30 menit.

Di saat baru menerima pelajaran, mereka digemparkan dengan kejadian kebakaran, yang berasal dari rumah dinas yang ada di sekolah itu.

"Karuan saya langsung berteriak-teriak kebakaran sambil memberi tahu para guru, kalau ada kebakaran," ungkap Anam.

Akhirnya, proses belajar mengajar langsung dihentikan. Khusus siswa PAUD, yang usianya paling kecil, langsung diselamatkan lebih dulu oleh para guru. Mereka digendong dan dilarikan ke masjid.

"Ya namanya anak-anak ya menangis ketakutan, apalagi lokasi kebakarannya berada persis di belakang ruangannya," paparnya.

Setelah anak-anak berhasil diselamatkan, baru warga mulai berusaha memadamkan api. Karena dengan cara seadanya, sehingga rumah dinas guru itu tak berhasil diselamatkan.

Yang penting, papar Anam, api tak menjalar ke bangunan sekolahan.

Kompol Purdianto, Kapolsek Wlingi, mengatakan, api berasal dari ruang tengah atau tempat menyimpan buku. Namun, soal penyebab kebakaran masih diselidiki.

"Dugaan kami karena ada korsleting listrik, di ruang tengah. Namun, dari mana asal korsleting itu, kami masih menyelidikinya," pungkasnya.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved