Polisi Jerman Menutup Website Perdagangan Obat-obatan Terlarang Terbesar di Dunia

Sebuah situs perdagangan narkoba terbesar di Jerman telah ditutup oleh aparat kepolisian.

Polisi Jerman Menutup Website Perdagangan Obat-obatan Terlarang Terbesar di Dunia
Spiegel-Online
German Federal Police at the Frankfurt train station 

SURYA.co.id - Aparat kepolisian di Jerman mengumumkan bahwa mereka telah menutup sebuah situs perdagangan obat-obatan, Chemical Revolution, yang merupakan situs terbesar dalam perdagangan obat-obatan di negara tersebut dan menangkap sebanyak 11 orang.

Dilansir dari situs Euronews, Polisi Kriminal Federal Jerman mengatakan situs tersebut telah menjual beberapa obat-obatan yang beberapa di antaranya termasuk ke dalam jenis narkoba.

Contoh amphetamines, MDMA, kokain, heroin, ekstasi, LSD dan juga ganja untuk pelanggan mereka yang telah tersebar di seluruh dunia. Konsumen mereka membayar dengan menggunakan Bitcoin.

Operasi tersebut telah berjalan sejak musim semi pada tahun 2018 dan telah menangkap seorang pria berumur 26 tahun di Brandenburg, bagian timur di Jerman.

"Pada saat itu sejumlah narkoba telah kami sita, beberapa diantaranya termasuk 50kg amphetamines dan 2kg MDMA."

"Selanjutnya pada pertengahan Februari dan Mei 2019 aparat kepolisian dari negara Perancis, Belanda, Polandia dan Spanyol juga telah menangkap 10 orang yang usianya sekitar 24 hingga 44 tahun pada pertengahan Februari dan Mei 2019 ." 

Selain menjual pada situs mereka sendiri, grup ini juga menjual zat terlarang di "Wall Street Market", sebuah platform Darknet terbesar kedua di dunia yang menjual obat-obatan, pemalsuan data dan malware sebelum ditutup oleh otoritas Jerman pada Mei.

Penulis: Ika Putri

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved