Berita Situbondo

Begini Pesan Bupati Dadang Wigiarto saat Melepas Ratusan CJH Situbondo

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, berpesan kepada ratusan jemaah calon haji (CJH) agar memperbaiki niatnya sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah.

Begini Pesan Bupati Dadang Wigiarto saat Melepas Ratusan CJH Situbondo
surya/izi hartono
Bupati Dadang Wigiarto memberikan tumpeng kepada CJH tertua saat acara pelepasan ratusan CJH di Pendopo Kabupaten Situbondo, Selasa (16/7/2019). 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, berpesan kepada ratusan jemaah calon haji (CJH) agar memperbaiki niatnya sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah untuk beribadah haji. Pesan Dadang tersebut disampaikan saat acara pembekalan dan pelepasan CJH di Pendopo Kabupaten Situbondo, Selasa (16/7/2019).

"Karena dengan niat akan menentukan kualitas ibadah haji para jemaah calon haji. Tapi kalau niatnya hanya ingin mendapat panggilan pak haji, segera temui kiai atau guru sebelum berangkat, untuk membantu memperbaiki niat kita," kata Bupati dalam sambutannya.

Untuk bekal berangkat haji, Bupati optimistis para jemaah calon haji sudah mempersiapkan secara maksimal, mulai dari amalan-amalan seperti membaca Alquran, silaturrahim, hingga yang mempersiapkan fisik yang kuat dan memantapkan rohani.

"Persiapkan fisik adalah ikhtiar dan mempersiapkan rohani adalah kebutuhan. Kalau dua-duanya kita siapkan maka insya Allah haji kita akan mabrur," ucap Dadang yang diiringi seruan Amin ratusan CJH Situbondo.

Sementara itu, Kepala Kemenag Situbondo, Misbakhul Munir, menyatakan CJH Situbondo sudah melakukan pembekalan haji sebanyak 656 kali.

Para CJH ini juga telah melakukan praktik manasik haji massal pada 10 Juli 2019 di Stadion Muhammad Shaleh.

"Kita sudah memberikan bimbingan haji kepada jemaah calon haji, mulai dari berangkat dari rumah, sampai ke Tanah Suci hingga pulang dari Tanah Suci. Pembekalan ini diharapkan agar mereka menjadi haji mandiri," imbuh Munir.

CJH Situbondo dibagi menjadi dua kloter, yaitu kloter 42 sebanyak 445 jemaah dan kloter 43 sebanyak 211 jemaah.

Kloter 42 merupakan jemaah asal Situbondo, sedangkan kloter 43 berkumpul dengan jemaah calon haji dari Jember dan Sidoarjo.

"Beda kloter tapi berangkat dari Embarkasi Surabaya menuju Tanah Suci bersamaan, pada tanggal 20 Juli 2019," ujarnya.

Setiap kloter akan didampingi oleh satu orang petugas dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pemandu Ibadah Haji (TPIH) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

"Untuk Tim Kesehatan Haji Indonesia ini, setiap kloter akan didampingi satu dokter dan dua perawat," pungkasnya.

Penulis: Izi Hartono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved