Berita Tuban

Anggota DPRD Tuban Gelar Paripurna di Hotel Berbintang Jogja Selama Tiga Hari Dikecam PMII Tuban

Apa para wakil rakyat tidak mengerti kondisi masyarakat di Tuban yang masih ada di garis kemiskinan tingkat Jawa Timur

Anggota DPRD Tuban Gelar Paripurna di Hotel Berbintang Jogja Selama Tiga Hari Dikecam PMII Tuban
SURYA.co.id/M. Sudarsono
Aktivis PMII Tuban menggelar unjuk rasa di kantor DPRD Tuban, sebagai tindak lanjut atas paripurna DPRD di Meria Purosani Yogyakarta selama tiga hari. 

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

SURYA.co.id | TUBAN - Sejumlah aktivis Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban berunjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Tuban, Selasa (16/7/2019).

Mereka geram atas ulah anggota DPRD yang melakukan paripurna penandatanganan dan persetujuan bersama, antara Bupati dengan pimpinan DPRD tentang rancangan KUPA dan PPAS PAPBD TA 2019, di Hotel Melia Purosani Yogyakarta, selama tiga hari, mulai Kamis (11/7/2019) hingga Sabtu (13/7/2019).

Meski paripurna berakhir dan wakil rakyat sudah kembali di Tuban, namun aktivis berseragam biru itu menanyakan relevansi paripurna dilakukan di luar provinsi.

Padahal menurut mahasiswa, gedung DPRD Tuban masih sangat layak untuk dilakukan paripurna sebagaimana yang sudah berlangsung.

"Maksudnya apa paripurna dilakukan di Hotel berbintang di Jogja, memang gedung dewan sudah tidak berfungsi," Kata Ketua PC PMII Tuban, Mustafatul Adib saat orasi.

Menurutnya, gedung DPRD sudah sangat layak, tapi mengapa anggota dewan memilih melakukan paripurna di hotel.

Apa para wakil rakyat tidak mengerti kondisi masyarakat di Tuban yang masih ada di garis kemiskinan tingkat Jawa Timur.

Meski tidak mengetahui berapa biaya yang harus dibayar dalam paripurna tersebut, namun mereka meyakini jumlah uang rakyat yang digunakan untuk membayar tidaklah sedikit.

"Sekarang anggota DPRD jumlahnya 50 orang, tinggal dikalikan biaya kamar hotel, belum uang saku dan uang dinas. Secara angka tidak ada datanya kami, tapi yang jelas kami yakin sangat banyak," Pungkasnya.

Kabag Humas dan Hubungan Antar Lembaga DPRD Tuban, Sri Hidajati tidak banyak memberikan penjelasan saat menemui para mahasiswa yang berunjuk rasa.

Dia hanya menyampaikan jika pimpinan maupun anggota DPRD tidak ada yang di kantor karena ada dinas di luar. Nantinya aspirasi para mahasiswa akan disampaikan ke pimpinan.

"Saya tidak bisa memberi banyak penjelasan atas paripurna DPRD di Yogyakarta, nanti akan saya sampaikan ke pimpinan bagaimana hasilnya," Ujar Cicik sapaan akrab Kabag Humas DPRD.

Dari hasil pencarian di traveloka, harga kamar hotel Melia Purosani Yogyakarta mulai dari 1.476.300 per malam tipe deluxe room, untuk dua orang tamu. Masih terdapat harga di atasnya menyesuaikan tipe kamar. Sedangkan paling mahal untuk tipe suite the level per kamar dipatok harga Rp 3.857.000, berlaku untuk dua orang tamu.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved