Berita Mojokerto

12 SDN di Kota Mojokerto Tak Mampu Penuhi Pagu di Tahun Ajaran 2019/2020, Ini Penyebabnya

Sebanyak 12 SDN di Kota Mojokerto tak mampu memenuhi pagu lantaran banyak wali murid yang mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta favorit.

12 SDN di Kota Mojokerto Tak Mampu Penuhi Pagu di Tahun Ajaran 2019/2020, Ini Penyebabnya
TribunJatim.com/Febrianto Ramadani
Suasana mengajar di SDN Jagalan Kota Mojokerto pada hari kedua tahun ajaran baru, Selasa pagi (16/7/2019) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sebanyak 12 SDN di Kota Mojokerto tak mampu memenuhi pagu. Hal ini diduga lantaran banyak wali murid yang mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta favorit.

SDN Jagalan Kota Mojokerto, misalnya, hanya mendapatkan 14 siswa baru pada tahun ajaran 2019/2020, padahal sekolah tersebut bisa menampung 28 siswa baru. Untuk menambah siswanya, pihak sekolah sudah berupaya menarik minat orangtua siswa dengan memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah Taman Kanak-kanak (TK) untuk menawarkan program-program sekolah tersbeut.

"Kami sudah berupaya maksimal. Kami utamakan akhlak, setiap hari pasti ada kegiatan keagamaan, tapi tetap saja sepi peminat," kata Taryo Abdul Gofar, Kepala Sekolah SDN Jagalan, Selasa (16/07/2019).

Taryo menyatakan pihaknya tidak takut untuk bersaing dengan sekolah lain yang lebih favorit.

Taryo menyebut sejak mulai diberlakukan aturan kelas dengan masing-masing pagu per kelas sebanyak 28 siswa tiga tahun terakhir, sekolahnya belum bisa memenuhi pagu sebanyak 28 siswa.

Saat ini, siswa kelas 1 di SDN Jagalan memiliki 14 siswa, kelas 2 sebanyak 16 siswa, dan kelas 3 sebanyak 25 siswa.

Sedangkan jumlah siswa keseluruhan di SDN Jagalan sebanyak 120 siswa.

"Dari pagu 28 kemarin mendapat 14 siswa. Seandainya nanti ada yang daftar, nanti kami akan laporkan ke Dinas Pendidikan (Dindik)," ujar Taryo.

Sementara itu, Menurut data dari dinas pendidikan Kota Mojokerto, sekolah yang mengalami kekurangan pagu terdiri SDN Wates II yang menerima 6 siswa, SDN Miji III menerima 19 siswa, SDN Balongsari V menerima 26 siswa, SDN Jagalan menerima 14 siswa, SDN Prajurit Kulon II menerima 24 siswa, SDN Kranggan II menerima 23 siswa, SDN Balongsari VII menerima 27 siswa, SDN Balongsari X menerima 12 siswa, SDN Prajurit Kulon I menerima 24 siswa, SDN Mentikan VI menerima 9 siswa, SDN Kauman II menerima 20 siswa, dan SDN Kauman I menerima 24 siswa.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved