Berita Pasuruan

Pria Manokwari Curi Motor Bareng 2 Rekannya Asal Pasuruan, Masing-masing Kebagian Peran Ini

Ketiga pelaku nekat mencuri sepeda motor milik korban yang diparkir di teras rumah. Dalam aksinya, masing-masing pelaku memiliki tugas berbeda.

Pria Manokwari Curi Motor Bareng 2 Rekannya Asal Pasuruan, Masing-masing Kebagian Peran Ini
surya.co.id/galih lintartika
Tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang ditangkap Satreskrim Polres Pasuruan, Senin (15/7/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan berhasil menangkap tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat).

Ketiga pelaku tersebut di antaranya Candra Setiawan (20), warga Manokwari, Provinsi Papua.

Selain itu, ada Hariono (41), warga Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, serta M Solihin (20), warga Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Supriyono mengatakan, ketiga pelaku nekat mencuri sepeda motor milik korban yang diparkir di teras rumah.

Dalam aksinya, masing-masing pelaku memiliki tugas berbeda.

Dijelaskan Supriyono, ada yang mengawasi situasi di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan satunya langsung merusak kunci sepeda motor dengan menggunakan Kunci T.

“Pelaku Candra dan Hariono adalah satu komplotan. Sedangkan Solihin merupakan satu dari 3 pelaku yang berhasil ditangkap. Dua orang temanya saat ini menjadi DPO (daftar pencarian orang),” kata Supriyono, Senin (15/07/2019).

Dijelaskannya, tersangka Chandra dan Hariono telah melakukan aksinya di enam TKP.

Dua lokasi di wilayah Kecamatan Prigen, serta empat lokasi masing-masing di Pandaan, Purwosari, Gempol dan Purwodadi.

Sedangkan Solihin melakukan perbuatan kriminalnya di wilayah Kelurahan Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

“Chandra dan Hariono kita tangkap di lokasi berbeda. Chandra kita tangkap di ladang jagung Desa Wrati, Kecamatan Kejayan . Sedangkan Hariono kita tangkap saat di Panti Pijat Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo,” imbuhnya.

Dari ketiga pelaku, Polres Pasuruan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB).

Di antaranya dua unit sepeda motor matic, 2 buah kunci T, 2 lembar STNK, 1 buah BPKB (bukti pemilik kendaraan bermotor).

Menurut Supriyono, ketiganya akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sementara itu, 2 unit sepeda motor yang diamankan, telah diketahui pemiliknya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved