Berita Mojokerto

Polsek Ngoro Mojokerto Tangkap 4 Pelaku Narkoba Jenis Sabu dan Pil Dobel L, Barang Buktinya Segini

Kanit Reskrim Polsek Ngoro, Iptu Selimat, mengatakan, penangkapan ini berawal dari pengaduan masyarakat tentang dugaan perzinahan

Polsek Ngoro Mojokerto Tangkap 4 Pelaku Narkoba Jenis Sabu dan Pil Dobel L, Barang Buktinya Segini
SURYAOnline/febrianto ramadani
Pelaku dan sejumlah barang bukti diamankan oleh anggota Satreskrim Polsek Ngoro, Minggu (14/7/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ngoro, Polres Mojokerto menangkap empat tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu sabu (SS) dan Pil Koplo. 

Mereka adalah Dedi Setiawan (27), dan Soesilo Dwi Erwanto (28), kedua tersangka berasal dari Dusun Bungkem, Desa Kweden, Kecamatan Mojoanyar. Sedangkan dua pelaku lainnya, Rendi Jhohanuari dan Eko Tri Prasetyo, yang berasal dari Desa Kutorejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Kanit Reskrim Polsek Ngoro, Iptu Selimat, mengatakan, penangkapan ini berawal dari pengaduan masyarakat tentang dugaan perzinahan

"Setelah pengaduan tersebut kami kemudian melakukan pengecekan pada Kamis (11/7/2019) malam di dalam kamar sebuah rumah di Desa Ngoro," kata Iptu Selimat, Minggu (14/7/2019).

Hasilnya, lanjut Iptu Selimat, ditemukan sebuah alat isap, beserta 3 buah poket sisa SS yang telah digunakan oleh Rendi Jhohanuari dan temannya, Eko Tri Prasetyo, Rabu (10/7/2019) malam.

"Penangkapan tersangka Rendi waktu itu dapat dilakukan dengan mudah karena pelaku sedang tidur di dalam kamar kosnya, sedangkan teman Rendi, Eko Tri Prasetyo kami tangkap di rumahnya," ujar Iptu Selimat

Dari sejumlah keterangan, serta dilakukan pengembangan, kedua tersangka mendapatkan barang haram tersebut dari Dedi Setiawan.

"Kami segera mengamankan Dedi ketika ada di depan rumah kosnya di Perum Jabon Estate Nomor 1 Kecamatan Mojoanyar. Saat kami amankan ke dalam kamar kosnya, terdapat temannya yang bernama Soesilo," jelas Iptu Selimat.

Masih kata Iptu Selimat, Ketika digeledah, polisi menemukan barang bukti SS seberat 7,48 gram, pil koplo dan beberapa barang bukti lainnya seperti uang tunai senilai Rp 4 juta, dua telepon genggam, perangkat alat isap SS dan tempat kacamata untuk menyimpan SS.

"Dedi Setiawan berperan sebagai penghubung jaringan narkotika lapas, sedangkan temannya, Soesilo, berperan sebagai pengambil barang," imbuh Iptu Selimat.

Kini, keempat pelaku beserta barang buktinya dibawa ke Polsek Ngoro untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Mereka dijerat Pasal UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved