Berita Surabaya

Penyebab Petugas PMK Kesulitan Lakukan Pembasahan Kebakaran Gudang, Kini Api Belum Benar-benar Padam

Petugas pemadam masih melakukan pembasahan dan pendinginan gedung guna memastikan benda yang terbakar tidak lagi bermuatan panas.

Penyebab Petugas PMK Kesulitan Lakukan Pembasahan Kebakaran Gudang, Kini Api Belum Benar-benar Padam
foto: luhur pambudi
Petugas melakukan pemadam melalui tangga mobil PMK dan sejumlah petugas melakukan pembahasan bangunan gudang yang terbakar di Tambak Langon, Surabaya, Senin malam (15/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebuah bangunan tiga lantai di komplek Pergudangan Mutiara di Jalan Tambak Langon, Asemrowo, Surabaya, terbakar, Senin malam (15/7/2019).

Api diketahui melumat gedung yang dalam tahap pembangunan itu, sekitar pukul 15.30 WIB dan api utama baru dinyatakan padam sekitar pukul 18.00 WIB.

Namun, petugas pemadam masih melakukan pembasahan dan pendinginan gedung guna memastikan benda yang terbakar tidak lagi bermuatan panas. Lantaran, hal tersebut bisa memicu kebakaran susulan.

Hingga pukul 20.55 WIB, berdasarkan pantauan TribunJatim.com (grup surya.co.id)  beberapa mobil PMK masih hilir mudik ke lokasi gedung yang terbakar.

Kabid Operasional PMK Surabaya Bambang Vistadi menuturkan, insiden kebakaran ini membuat pihaknya kewalahan.

Pasalnya, meski api utama sudah dijinakkan, ternyata bara api yang tersimpan di balik lapisan dinding gedung tersebut, terbilang sulit dimatikan.

"Ini kan memang bangunan cold Storage yang diproyeksikan untuk penyimpanan ikan," katanya dengam nafas yang tersengal-sengal.

Ada tiga lapisan dinding khusus yang menyelimuti hampir keseluruhan dinding yang terbakar.

Pertama, lapisan dinding beton. Kedua, lapisan gabus yang terbuat dari spon berkarakter keras, layaknya spon kulkas.

Ketiga, lapisan besi plat yang tipis layaknya alumunium dengan tingkat ketebalan yang khusus.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved