Berita Bojonegoro

Kinerja Proyek JTB PEPC Lampaui Target di Angka 25 Persen

proyek Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi JTB yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) menunjukkan kinerja yang progresif

Kinerja Proyek JTB PEPC Lampaui Target di Angka 25 Persen
istimewa
Petugas JTB PEPC Bojonegoro saat berada di lokasi proyek 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Melewati kuartal ke-2 tahun 2019, proyek Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) menunjukkan kinerja yang progresif dari aspek konstruksi, drilling maupun skema project financing. Percepatan progres konstruksi ini merupakan bentuk komitmen PEPC untuk selalu progresif dalam rangka mengoptimalkan produksi cadangan migas nasional.

Bahkan, Direktur PEPC, Jamsaton Nababan, mengatakan progres konstruksi Gas Processing Facilities (GPF) telah melampaui target progres di angka 25 persen atau lebih cepat 1 persen dari target 24 persen di Q2 2019.

"Saat ini pengerjaan proyek masih on schedule dan kami harapkan progress konstruksi GPF akan bertambah maju sesuai dengan S-Curve yang telah disepakati antara PEPC dengan konsorsium PT Rekind, Japan Gas Corporation, Japan Gas Corporation Indonesia (RJJ) selaku pelaksana pekerjaan," Ujar Jamsaton dalam keterangan rilisnya, Senin (15/7/2019).

Jamsaton menuturkan percepatan konstruksi GPF merupakan bagian krusial dari manajemen proyek.

GPF adalah fasilitas yang berfungsi memproduksi gas dari Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru dengan produksi rata-rata raw gas sebesar 315 MMSCFD dan target gas onstream atau komersil pada 2021 dengan sales gas sebesar 192 MMSCFD. 

GPF yang akan dibangun menggunakan teknologi dan dirancang guna mendapatkan kehandalan operasi dan ramah lingkungan untuk berproduksi selama 25 tahun.

Selain konstruksi, di tahun ini PEPC telah melakukan milestones dalam pengerjaan pengeboran.

"Untuk mendukung target produksi onstream JTB di tahun 2021, PEPC akan melakukan pengeboran 6 buah sumur secara bertahap, diantaranya 4 sumur yang terletak di Wellpad Jambaran East dan 2 di Wellpad Jambaran Central. Tahapan drilling ditargetkan selesai di Q1 Tahun 2021 untuk mendukung target onstream GPF di Q2 Tahun 2021," ujar Jamsaton

Ditambahkannya, saat ini PEPC tengah melakukan kegiatan rig move yang akan dilanjutkan dengan inspeksi kelengkapan peralatan rig, dan memastikan bahwa semua peralatan yang dibutuhkan untuk kesiapan pengeboran telah tersedia.

PEPC juga telah menunjukkan performa dan komitmennya untuk mengawal kelancaran proses drilling proyek Jambaran-Tiung Biru.

Halaman
12
Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved