HUKUMAN Tersangka Mutilasi ASN Kemenag Bandung hingga Jasadnya Dibakar, Polisi Ungkap Motif Baru

DP (37), tersangka mutilasi wanita Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenah Bandung berinisial KW (51), ternyata bisa terancam hukuman mati

HUKUMAN Tersangka Mutilasi ASN Kemenag Bandung hingga Jasadnya Dibakar, Polisi Ungkap Motif Baru
Kolase IST dan Kompas.com/AGIE PERMADI
DP, Tersangka Mutilasi ASN Kemenag Bandung hingga Jasadnya Dibakar 

SURYA.co.id - DP (37), tersangka mutilasi wanita Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenah Bandung berinisial KW (51), ternyata bisa terancam hukuman mati

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Tersangka DP yang Mutilasi dan Bakar Korban Terancam Hukuman Mati', Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, tersangka akan diancam dengan Pasal 340 dan 365 KUHP dengan maksimal ancaman hukuman mati.

"Pembunuhan sudah direncanakan, tersangka beli golok, kantong plastik berukuran besar yang untuk sampah, memang niat membunuh dan memutilasi," kata Bambang, di Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2019).

Bambang juga mengungkapkan motif baru tersangka membunuh korban semata-mata karena keinginan untuk menguasai harta korban.

"Sudah mulai tergambar utuh rangkaian cerita yang dilakukan tersangka. Jelas motif untuk korban karena asmara, (sedangkan) pelaku semata-mata untuk menguasai materi," ujar Bambang.

DP (37), pelaku mutilasi terhadap ASN Kemenag Bandung ditangkap polisi.
DP (37), pelaku mutilasi terhadap ASN Kemenag Bandung ditangkap polisi. (Youtube)

Bambang mengatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa potongan tubuh, tulang belulang, mobil korban, sisa pembakaran dan barang-barang lain milik korban.

Saat ini, kata Bambang, tersangka dibawa ke daerah Puncak Bogor untuk menunjukkan lokasi pembunuhan.

Pengakuan tersangka, korban dibunuh di sebuah tempat umum yang sepi dengan cara menebas lehernya hingga terpotong pada Minggu (7/7/2019) sore.

"Lokasi (tempat pembunuhan) menurut pengakuan tersangka agak masuk, dia tidak tahu nama daerahnya, tapi dia kenal daerahnya, makanya kita bawa ke sana," ujar dia.

Menurut Bambang, di lokasi pembunuhan kemungkinan banyak ceceran darah.

Polisi mengamankan barang bukti dari lokasi penemuan potongan tubuh di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2019)
Polisi mengamankan barang bukti dari lokasi penemuan potongan tubuh di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2019) (Fadlan Mukhtar Zain)
Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved