Pakde Karwo: 90 Persen Arah Koalisi Partai Demokrat Sudah Terlihat

Partai Demokrat menegaskan dalam waktu dekat akan segera mendeklarasikan arah koalisi pasca pemilu 2019.

Pakde Karwo: 90 Persen Arah Koalisi Partai Demokrat Sudah Terlihat
SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo ketika ditemui di Surabaya, Sabtu (13/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Partai Demokrat menegaskan dalam waktu dekat akan segera mendeklarasikan arah koalisi pasca pemilu 2019.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo, pembahasan di internal pihaknya hampir menemui titik temu.

”90 persen hasilnya sudah kelihatan. 90 persen kemana? Saya belum tahu. Namun, logika politiknya sudah mulai mengerucut,” kata Pakde Karwo (sapaan Soekarwo) ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (13/7/2019).

Dukung SBY, Pakde Karwo Tolak Jabatan Ketua Umum Demokrat dan Penyelenggaraan KLB

Pakde Karwo Beri Arahan Khusus ke Anggota DPRD Terpilih se-Jatim dari Demokrat, Begini Isinya

Menurut Pakde Karwo yang juga Ketua DPD Demokrat Jatim ini, partainya telah menjalin komunikasi dengan kubu Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, 27 Juni 2019 lalu. Yang mana, MK tegas menolak seluruh gugatan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Pasca pengumuman tersebut, Pakde Karwo menyebut peluang partainya untuk merapat ke pemerintahan cukup terbuka.

”Jadi, kami saat ini sedang sharing soal program. Kalau programnya banyak yang mendukung, ya lebih baik memperkuat di posisi itu. Kalau programnya nggak sama sekali, ya berada di luar (koalisi),” kata Pakde Karwo yang juga mantan Gubernur Jawa Timur ini.

”Prinsipnya, ini soal kewenangan DPP. Majelis tinggi juga belum rapat. Sekalipun, 90 persen sudah terlihat, namun kami belum bisa memberikan kepastian,” tegasnya.

Langkah Partai Demokrat pasca pemilu 2019 memang ditunggu banyak pihak. Sebab, Partai Demokrat pada pilpres lalu mendukung Prabowo-Sandi.

Namun, belakangan Demokrat menunjukkan langkah merapat ke kubu Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyatakan partainya siap mendukung bila diminta Presiden Joko Widodo bergabung ke koalisi pemerintahan.

”Kalau Pak Jokowi meminta tentu kita siap mendukung beliau. Kalau tidak diminta kita juga siap," ujar Ferdinand saat dihubungi, Selasa (25/6/2019) dikutip dari Tribunnews.com.

"Partai Demokrat tak akan mengajukan diri untuk diambil sebagai partai koalisi pemerintah. Tetapi kami lebih pasif dan akan menunggu. Kalau beliau mengajak tentu kami akan melakukan komunikasi nanti," tambahnya.

Ia menambahkan, saat ini partainya intensif menjalin komunikasi dengan koalisi Joko Widodo-Maruf Amin.

Hal ini pun mendapat restu dari koalisi partai pendukung Jokowi. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), bila Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) berniat bergabung dalam koalisi pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

"Bagi kami tentu, sangat menghargai apapun keputusan Jokowi," ujar Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding kepada Tribunnews.com, Rabu (26/6/2019) dikutip dari Tribunnews.com.

"Kalau Jokowi berkenan untuk membangun koalisi dengan partai-partai lain, khususnya Demokrat dan PAN, tentu kami juga tidak berkeberatan," imbuh Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf Amin ini.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved