Berita Pasuruan

Ribuan Warga Masuk Daftar Tunggu Pelanggan Tanpa Ada Kejelasan, Begini Klarifikasi PDAM Pasuruan

Ribuan warga masuk daftar tunggu untuk mendapatkan pelayanan air dari PDAM Kabupaten Pasuruan.

Ribuan Warga Masuk Daftar Tunggu Pelanggan Tanpa Ada Kejelasan, Begini Klarifikasi PDAM Pasuruan
Surabaya.Tribunnews.com/Galih Lintartika
Kantor PDAM Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan. 

SURYA.co.id | PASURUAN – Ribuan warga masuk daftar tunggu untuk mendapatkan pelayanan air dari PDAM Kabupaten Pasuruan. Sayangnya, permintaan masyarakat yang tinggi untuk bisa mendapatkan air bersih dari PDAM Kabupaten Pasuruan tak bisa terlayani sekarang lantaran persoalan air baku yang tak memadai.

Direktur PDAM Kabupaten Pasuruan, Za’ari mengaku, jumlah pelanggan PDAM saat ini mencapai 24.830 orang. Jumlah tersebut sebetulnya, bisa ditambah, seiring dengan banyaknya masyarakat yang berminat untuk menjadi pelanggan.

Saat ini saja, setidaknya terdapat 5.800 calon pelanggan yang masuk waiting list. Jumlah itu belum termasuk 3.200 calon pelanggan di wilayah Rejoso, yang masih menunggu saluran pipanisasi Umbulan.

“Sebenarnya banyak, yang ingin menjadi pelanggan kami,” kata Za’ari dalam rapat bersama komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan.

Hanya saja, lanjut Za'ari, pihaknya belum bisa terlayani sepenuhnya.

Selain persoalan jaringan, juga dipengaruhi ketersediaan air baku.

Ia menyebutkan, air baku yang dimiliki, belum mumpuni untuk melayani keseluruhan pelanggan yang masuk waiting list tersebut.

“Kami akhirnya memaksimalkan layanan bagi pelanggan yang ada. Semula yang hanya bisa menikmati air di bawah delapan jam, diusahakan bisa menikmati hingga 18 jam bahkan 24 jam,” tambah Za’arim

Za’ari mengaku ketersediaan air baku dipengaruhi oleh sumber daya alam.

Pihaknya tengah berusaha untuk mencari titik-titik air yang lain, namun saat ini, masih penjajakan.

Seperti di sumber air di Lawang, Kabupaten Malang untuk pelanggan di Purwosari maupun Purwodadi.

“Kendalanya pada sumber daya air. Kami kan tidak bisa beri pelanggan, dengan jaringan kosong. Artinya, tidak ada airnya,” sambung dia.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Rohani Siswanto, menyoroti banyaknya waiting list calon pelanggan yang tak bisa terlayani tersebut.

Sebab, pelanggan tidak membutuhkan alasan PDAM.

“Mereka maunya, kan bagaimana air bisa masuk. Jadi, tugas PDAM untuk mengupayakannya. Apakah dengan pengeboran atau dengan yang lain,” tnadas Rohani.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved