Sosok

Potret Tazsa Miranda Devira, Terus Berjuang Meraih Mimpi

Lincah dan tangkas adalah dua kata yang bisa menggambarkan sosok Tazsa Miranda Devira, atlet artistics gymnastics

Potret Tazsa Miranda Devira, Terus Berjuang Meraih Mimpi
istimewa
Potret Tazsa Miranda Devira 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lincah dan tangkas adalah dua kata yang bisa menggambarkan sosok Tazsa Miranda Devira. Tazsa merupakan atlet senam artistics gimnastik yang masih kuliah di Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Tazsa mengatakan dirinya telah lama bergelut pada cabang olahraga ini. Setidaknya, sudah 14 tahun yang lalu ia menggelutinya.

"Saya ikut gymnastics sejak kelas 3 SD. Awalnya saya ikut les renang, tapi tidak ada kemajuan. Akhirnya coba-coba masuk klub gimnastik dan ternyata ada kemajuan pesat. Dalam sembilan bulan saya sudah bisa mengikuti piala walikota Surabaya," papar peraih 2 emas dan 1 perak pra-PON 2015 dan 2 emas serta 1 perunggu PON 2016 ini.

Bergelut di dunia gimnastik membuat dara kelahiran Surabaya, 8 November 1997 ini belajar bagaimana cara berjuang, berkorban, dan tidak patah semangat.

Peraih satu perunggu Islamic Solidarity Azerbaijan 2017, satu perunggu Seagames Malaysia 2016, serta sederet medali pertandingan lainnya ini pun mengungkapkan bahwa cedera tak menghalanginya untuk menggeluti olahraga ini.

"Saya cedera ACL sejak 2012 dan baru dioperasi 2019 ini. Selain karena memang belum ada regenerasi di cabor ini, saya bertahan karena support orang sekitar seperti orangtua dan pelatih," ungkap Tazsa.

Kepada anak muda pun Tazsa berpesan untuk terus berjuang meraih mimpi.

"Korbankan waktu dan hiraukan rasa lelahmu demi mimpi-mimpi yang ingin kamu wujudkan di masa depan. Yakinlah kamu akan berterima kasih pada dirimu sendiri," pungkasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved