Bursa Pilwali Surabaya, Hadi Dediansyah dan 2 Kader Senior Pusat Mengemuka di Internal Gerindra

Partai Gerindra mulai menggodok nama-nama kadernya yang berpeluang diajukan dalam Pilwali Surabaya 2020. Selain Hadi Dediansyah, ada 2 nama lagi.

Bursa Pilwali Surabaya, Hadi Dediansyah dan 2 Kader Senior Pusat Mengemuka di Internal Gerindra
surya/bobby constantine koloway
Hadi Dediansyah 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Gerindra menyebut beberapa kader internalnya mulai mengemuka dalam diskusi internal untuk maju di Pemilihan Walikota Surabaya 2020 mendatang. Hingga saat ini, ada tiga nama internal Gerindra yang potensial.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Surabaya, BF Sutadi. Ketiga nama itu adalah Hadi Dediansyah, Bambang Haryo Soekartono, dan Nizar Zahro.

"Nama mereka masuk pada pertemuan internal pengurus Surabaya dalam rapat konsolidasi sebagai evaluasi pileg dan pilpres dua hari lalu (Rabu, 10/7/2019)," kata Sutadi kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (12/7/2019).

Nama ketiga tokoh ini memang merupakan figur potensial di internal partai berlambang kepala garuda ini. Hadi Dediansyah, merupakan Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim yang kini menjadi Anggota DPRD Jatim terpilih dari dapil Jatim 1 (Surabaya).

Di Surabaya, Hadi Dediansyah mendapatkan 20.212 suara dan meloloskannya ke kursi parlemen Jatim. "Jaringan akar rumput Pak Hadi terbukti solid di Surabaya. Beliau disukai rakyat Surabaya," puji Sutadi.

Kedua, Bambang Haryo yang merupakan Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim. Bambang kini masih duduk di Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jatim 1 yang meliputi Surabaya dan Sidoarjo.

Kiprah Bambang Haryo di DPR RI pun cemerlang dengan meraih Anggota Parlemen Aspiratif pada Maret silam dan sejumlah prestasi lain. "Prestasi Pak Bambang di parlemen pun cukup banyak untuk menjadi bekal maju di Pilwali Surabaya. Beliau juga sering turun di daerah," katanya.

Nama ketiga adalah Nizar Zahro yang merupakan Ketua Umum Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria), sebagai ormas sayap Partai Gerindra. Menariknya, Nizar bukanlah orang yang berdomisili di Surabaya, melainkan Anggota DPR RI dari Dapil Jatim XI yang meliputi empat kabupaten di Pulau Madura.

Sebelum berkiprah di DPR RI, Nizar juga pernah berpengalaman maju di Pilkada dengan menjadi kandidat Bupati Bangkalan pada 2012 silam. Sayangnya, Nizar kalah pada saat itu.

"Pak Nizar tiba-tiba masuk di bursa kami. Sebab, banyak warga Madura yang mendiami Surabaya. Ini menjadi catatan positif bagi Pak Nizar," kata Sutadi yang juga Anggota DPRD Surabaya ini.

Ketiga nama tersebut, menurut Sutadi, masih harus bersaing dengan beberapa nama lain yang juga datang dari luar partai. Nantinya, seleksi akan dilakukan langsung oleh DPP.

"Saat ini, kami terus menginventarir beberapa nama yang mencuat. Prosesnya masih panjang sehingga kami akan terus memantau perkembangan di lapangan," pungkasnya. (bob)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved