Berita Lumajang

Bupati Lumajang Klaim Harta Kekayaannya Berkurang Selama 2018-2019, Segini Nilainya

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyatakan harta kekayaannya berkurang selama setahun ini

Bupati Lumajang Klaim Harta Kekayaannya Berkurang Selama 2018-2019, Segini Nilainya
istimewa
Bupati Lumajang Thoriqul Haq (kanan) seusai klarifikasi LHKPN di Kantor Gubernur Jatim, Kamis (11/7/2019) kemarin. Bupati Lumajang mengklaim harta kekayaannya berkurang selama setahun ini. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyatakan harta kekayaannya berkurang selama setahun ini. Hal itu ia ungkapkan seusai memenuhi panggilan klarifikasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Kamis (11/7/2019).

Klarifikasi LHKPN dilakukan di Ruang Rapat Brawijaya Lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Timur. Klarifikasi LHKPN kepada Bupati Lumajang itu berjalan sekitar dua jam.

Bupati yang akrab dipanggil Cak Thoriq itu mengungkapkan, harta kekayaannya saat ini berkurang sebesar Rp 895.509.116. Sebelumnya harta yang dimilikinya sebesar Rp 9.247.000.000 (Rp 9,2 M) sekarang menjadi Rp 8.351.490.884 (Rp 8,3 M).

"Klarifikasi ini bukan terkait kasus korupsi, namun hanya terkait dengan pemeriksaan rutin atau sekadar mengklarifikasi harta kekayaan yang dimiliki pada periode 4 Januari 2018 - 11 Juli 2019," ujar Cak Thoriq, Jumat (12/7/2019).

Cak Thoriq menegaskan semua penyelenggara negara yang masuk wajib lapor LHKPN harus melaporkan hartanya.

"Semua pejabat yang masuk dalam kategori wajib lapor LHKPN yang dimilikinya, agar patuh terhadap jadwal pelaporan serta menyampaikan laporan kekayaan yg dimiliki secara jujur, transparan dan akuntabel," ujarnya.

Menurutnya, LHKPN merupakan laporan tahunan daftar harta kekayaan yang wajib di laporkan oleh PNS maupun Pejabat Negara, yang telah memenuhi kriteria wajib lapor kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pemeriksaan klarifikasi atas LHKPN dilakukan sebagai bagian dari upaya KPK dalam pencegahan korupsi.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved