Berita Surabaya

Tiga ABG di Surabaya Curi Motor Milik Anggota TNI AL, begini Reaksinya saat Disidang

Tiga terdakwa Moch Syamsul Arifin, Mochammad Santoso, dan Iswahyudi tak menyangka bila motor yang dicurinya milik dari anggota TNI

Tiga ABG di Surabaya Curi Motor Milik Anggota TNI AL, begini Reaksinya saat Disidang
SURYAOnline/samsul arifin
Ketiga ABG asal Pesapen, Surabaya menjalai sidang lantaran curi motor di PN Surabaya, Kamis (11/7/2019).  

SURYA.co.id | SURABAYA - Tiga terdakwa Moch Syamsul Arifin, Mochammad Santoso, dan Iswahyudi tak menyangka bila motor yang dicurinya milik dari anggota TNI. Akibatnya ketiga ABG ini berhadapan dengan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (11/7/2019).

Ketiganya didakwa telah melanggar Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 KUHP oleh JPU Kejari Tanjung Perak, Sisca Christina.

Dalam dakwaan diketahui, kejadian ini bermula pada 2 April 2019 lalu. Bertempat di Jalan Pesapen Lor, Surabaya tepatnya di sebuah rumah kos ketiga abg ini melancarkan aksinya.

"Sebelum beraksi ketiga terdakwa terlebih dahulu membeli minuman keras dan bertemu di warung dekat dengan kos tersebut," ujar JPU Sisca, Kamis, (11/7/2019).

Melihat motor Satria FU yang diparkir di depan rumah kos dan tidak dikunci ganda, terdakwa Iswanto bertugas memantau situasi. Sedang dua terdakwa Syamsul dan Santoso bertugas mengambil motor tersebut.

Pemilik motor anggota TNI AL, Dicky Anwar mengaku bahwa saat itu dirinya akan berangkat kerja.

"Tiba-tiba motor yang saya parkir hilang," akuinya.

Kepada saksi, tiga terdakwa ini mengaku motornya telah dijual seharga Rp 1 juta. Karena perbuatan mereka, korban merugi sebesar Rp 6 juta.

Melihat saksi korban yang merupakan anggota TNI AL, ketiga terdakwa hanya tertunduk. Mereka tak menatap sekalipun saksi yang memberikan keterangan itu.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved