Sosok

Potret Anisatus Sholikah, Paham 'Bahasa' Hewan

Anisatus Sholikah, keeper di Taman Safari Prigen (TSP) Pasuruan, mengaku bisa memahami bahasa hewan

Potret Anisatus Sholikah, Paham 'Bahasa' Hewan
surya/galih lintartika
Potret Anisatus Sholikah 

SURYA.co.id | PASURUAN - Anisatus Sholikah mengaku bisa memahami bahasa hewan. Ia adalah seorang keeper di Taman Safari Prigen (TSP) Pasuruan. Bagi perempuan kelahiran Sidoarjo, 5 Mei 1992 ini tidak mudah untuk memahami bahasa hewan.

"Susah. Tapi saya menikmatinya. Bagi saya, memahami bahasa hewan ini banyak tantangannya. Kalau memahami bahasa manusia kan sudah biasa," kata perempuan yang sudah dua tahun kerja di TSP.

Ia mengaku, sudah bisa sedikit memahami beberapa bahasa hewan, seperti harimau dan kucing. Saat ini, ia sedang PDKT dengan anjing. Pelan tapi pasti, ia sedikit demi sedikit belajar memahami bahasa anjing.

Bahasa, bagi dia itu lebih ke personal anjing itu. Dalam arti lain, berusaha memahami perilaku dan keinginan anjing.

"Sekarang saya dipercaya untuk memegang show anjing. Saya harus mendekati anjing, agar tahu keinginan mereka. Bagi saya, tidak memahami bahasa hewan yang kita dekati itu merupakan sebuah kegagalan," ungkapnya.

Bagi seorang keeper, wajib hukumnya memahami kebiasaan dan kemauan satwa yang dirawatnya dan tidak boleh asal-asalan.

"Kalau kita mengerti dan memahami apa yang mereka mau, mereka secara langsung mengerti dan memahami apa yang kami mau. Jadi tidak susah jika diajak show dihadapan para tamu," jelasnya.

Bagi perempuan yang hobi baca dan jogging ini butuh waktu seminggu untuk bisa memahami bahasa anjing yang dirawatnya.

"Metode pendekatannya beragam. Bisa mendekatinya dengan mengelus anjing tiap hari. Rutin menyiram dan menyisir bulunya. Rutin kasih makan tepat waktu dan sejenisnya," pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved