Berita Surabaya

Kisah Bu RT Puji Astutik yang Tetap Semangat Melayani Warga meski Kaki dan Kepalanya sempat Terbakar

Ketua RT 02 RW 02 Margorukun, Gundih, Bubutan, Surabaya, Sri Puji Astutik sibuk mendata warganya yang kehilangan surat-surat penting akibat kebakaran.

Kisah Bu RT Puji Astutik yang Tetap Semangat Melayani Warga meski Kaki dan Kepalanya sempat Terbakar
foto: luhur pambudi
Ketua RT 02 RW 02  Margorukun Sri Puji Astutik sibuk mendata warganya di pengungsian Aula Kampung Ilmu Jalan Semarang Surabaya, Rabu malam (10/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ketua RT 02 RW 02 Margorukun, Gundih, Bubutan, Surabaya, Sri Puji Astutik terlihat sibuk mendata warganya yang kehilangan surat-surat penting akibat kebakaran yang melanda kampungnya, Rabu (10/7/2019).

Di tengah keriuhan gedung penampungan korban kebakaran Margorukun di aula lantai dua 'Kampung Ilmu' Jalan Semarang, Sri Puji Astutik tanpa mengenakan alas kaki, berjalan mondar-mandir mendatangi warga yang rumahnya ludes dilumat api.

Sembari memegang selembar kertas HVS putih yang terkesan lungset, Bu RT ini fokus mencatat berbagai macam dokumen warga yang ludes akibat kebakaran.

Sesekali ia mengeraskan suaranya yang terdengar serak, pada warganya yang sedang ia data.

Namun, tak jarang ledakan tawa sontak muncul begitu saja dari perempuan berkacamata itu.

Saat TribunJatim.com (grup surya.co.id) mencoba mengganggu aktivitas mencatatnya, Sri Astuti begitu terbuka melayani setiap pertanyaan kami  di tengah kesibukannya.

"Kepalaku tadi kena api, terus kakiku juga, jadinya saya gak pakai kerudung ini," katanya seraya menunjukkan keningnya yang gosong.

Tak cuma kepala, lanjut Sri, jemari kaki sebelah kirinya juga sempat terkena bara api, sehingga membuatnya harus berjalan tanpa alas kaki dan tertatih-tatih.

Kendati demikian, tak tampak raut wajah sedih selama melayani keluh kesah warganya.

Ia mengaku akan menyelesaikan pendataan terkait kartu dan surat yang hilang milik warganya.

" Mendata yang kehilangan surat. Mulai dari Kartu Keluarga (KK), Surat Nikah, Ijazah, Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), banyak pokoknya," ujarnya.

Namun, Kamis (11/7/2019) besok, ia mengaku akan mencatat berbagai macam harta benda milik warganya yang terbakar.

"Kalau mengenai harta benda rumah itu besok, saya jalan lagi," katanya.

Segala yang dilakukan Sri Astutik ini hanya sekedar menjalankan komitmen sebagai Ketua RT 02 untuk melayani masyarakat.

"Ya ini tadi juga disuruh Pak Camat dan tadi Bu Risma juga," pungkasnya. (luhur pambudi)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved