Porprov Jatim VI 2019

Jelang Berakhirnya Porprov Jatim VI 2019, Lamongan Semakin Kewalahan Capai Target

Kontingen Kabupaten Lamongan berada di peringkat 12 dan hanya mampu mengumpulkan 50 poin dengan koleksi 6 medali emas, 9 perak dan 8 perunggu

Jelang Berakhirnya Porprov Jatim VI 2019, Lamongan Semakin Kewalahan Capai Target
SURYA.co.id/Hanif Manshuri
Dari cabor silat Lamongan mendapat tambahan medali, namun sementara hanya bertengger diurutan 12. 

SURYA.co.id l LAMONGAN - Dua hari menjelang berahirnya event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke VI Tahun 2019, Lamongan, satu dari empat tuan rumah kewalahan mencapai target pada peringkat dan perolehan poin.

Tercatat dari empat tuan rumah, Gresik, Tuban, Lamongan dan Bojonegori (Porprov), ternyata Kabupaten Lamongan pada Kamis (11/7/2019) masih berada di posisi paling bawah ke 12 dari tuan rumah Tuban, Bojonegoro dan Gresik.

Kontingen Kabupaten Lamongan berada di peringkat 12 dan hanya mampu mengumpulkan 50 poin dengan koleksi 6 medali emas, 9 medali perak dan 8 medali perunggu, sampai Kamis (11/7/2019) siang ini.

Mendapati kenyataan ini, Lamongan, kontingen bermaskot LiLo tersebut semakin berat untuk memenuhi target berada di peringkat 5 besar, seperti yang diharapkan Bupati Lamongan, Fadeli.

Meskipun perlahan, Kabupaten Lamongan merangkak naik setelah mendapatkan suntikan 3 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu.

Satu dari medali 3 emas yang diperoleh Kabupaten Lamongan hingga sekarang ditambahkan oleh Ali Topan dari Cabor gulat, sementara dua lainnya dari Cabor pencak silat.

"Alhamdulillah dapat medali emas di kelas bebas 65 kilogram dari Ali Topan," kata Agus Suyanto, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Gulat Kabuaten Lamongan.

Agus menambahkan, Cabor gulat Kabupaten Lamongan masih berpotensi menyumbangkan medali lagi di Porprov Jatim VI 2019, mengingat masih ada atlet yang akan bertanding besok.

"Masih ada untuk nomor di atas 70 kilogram," ujarnya.

Sedangkan dari cabor silat yang mampu menambah koleksi emas kontingen Lamongan yakni di kategori seni ganda putra Arsya Hakim dan Moh Waliyullah.

Kemudian di tunggal putra menambah 1 medali emas atas nama Khulafaur Rosidin yang bertanding di Kelas E putra.

"Target saya 2 emas, " kata Mas Sumiran.

Mantan Ketua IPSI, Sumiran menjelaskan, harapan menambah medali emas itu ridak lepas dari proses yang sudah persiapkan para atlet.

Tercatat pernah meraih juara Porkab 2018, juara 3 ganda putra remaja Kejurprob pada Oktober 2018 dan masuk Puslatkab mulai januari hingga Pebruari 2019.

Berdasarkan klasemen sementara perolehan medali Porprov Jatim VI 2019 , Kabupaten Bojonegoro berada di peringkat 7 dengan mengumpulkan poin 91 dari perolehan 12 medali emas, 12 medali perak dan 19 medali perunggu.

Kabupaten Gresik menempel ketat di urutan 8 dengan 90 poin, hasil dari 15 medali emas, 13 perak dan 4 perunggu.

Kemudian disusul Kabupaten Tuban di urutan 11 dengan mengemas 66 poin dengan raihan 7 medali emas, 10 perak dan 18 perunggu.

Sementara untuk perolehan medali Porprov Jatim 2019 yang berlangsung di Kabupaten empat tuan rumah Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik masih dipimpin oleh Kota Surabaya dengan koleksi 66 medali emas, 54 perak dan 50 perunggu dengan total 422 poin.

Disusul Kota Kediri di peringkat 2 dan Kabupaten Sidoarjo di peringkat 3. Sedangkan untuk peringkat 38 atau terbawah adalah Kabupaten Situbondo dengan koleksi 4 medali Perunggu.

Seperti diketahui Kontingen Lamongan menargetkan 31 medali emas di Porprov 2019 kali ini untuk berada di posisi Lima besar.

Tetapi hingga menjelang berakhirnya pelaksanaan Porprov , perolehan 2 kontingen Lamongan baru 7 medali emas.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved